BREAKING NEWS
 

Eksklusif Dengan Menekraf Teuku Riefky Harsya

Ekonomi Kreatif, Mesin Baru Pertumbuhan Nasional

Reporter : BAMBANG TRISMAWAN
Editor : SISWANTO
Jumat, 14 Maret 2025 08:15 WIB
Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf)/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya. (Foto: Khairizal Anwar/RM)

 Sebelumnya 
Ada lagi?

Saat ini sebagian besar Pemda sudah memiliki desa binaan eko­nomi kreatif. Kami hanya perlu memperkuat dan menghubung­kan mereka dengan pihak lain agar naik kelas. Ada desa yang berkembang karena didukung oleh industri tertentu, seperti desa fashion atau desa batik. Ada pula desa yang tumbuh secara alami karena banyak mahasiswa desain di sana, sehingga mereka bisa menjual logo dan karya de­sain lainnya secara global.

Kami juga mengumpulkan PTN dan PTS yang memiliki jurusan terkait ekonomi kreatif, seperti ar­sitektur, film, fashion, game, dan animasi. Harapannya, mereka bisa membentuk forum bersama untuk meningkatkan kualitas SDM ekonomi kreatif di Indone­sia. Jika sense of ekonomi kreatif sudah muncul di pemerintah dae­rah dan kampus, maka ekosistem ini bisa berkembang tanpa harus selalu bergantung pada pusat.

Dan setiap kali berkunjung ke daerah, saya selalu menyempat­kan diri bertemu dengan konten kreator, baik yang berpenghasilan kecil (sekitar 1-4 juta per bulan) maupun yang berpeng­hasilan miliaran rupiah. Kami ingin membangun wadah agar mereka bisa saling berbagi ilmu, berkolaborasi, dan memperkuat posisi mereka di pasar digital.

Kami juga bekerja sama deng­an Garuda Indonesia untuk mem­promosikan Intellectual Property (IP) lokal, seperti web komik Tahi Lalat, yang populer di kalangan remaja. Meski belum memiliki akses luas ke media besar seperti Garuda, IP lokal tetap memiliki prestise yang perlu didukung dan diperkenalkan lebih luas.

Baca juga : APBN Tekor 31 Triliun, Penerimaan Anjlok

Selain itu, Kemenekraf juga menjalankan program pember­dayaan ekonomi bagi ibu-ibu yang ingin mendapatkan peng­hasilan tambahan sebagai afili­ator produk lokal. Program ini bekerja sama dengan Tokopedia, Shopee, dan TikTok, serta telah berjalan di 50 titik pelatihan dengan target ekspansi lebih luas. Melalui program ini, peserta bisa mendapatkan tambahan peng­hasilan sekitar 2-5 juta rupiah per bulan dengan menjual produk dari daerah masing-masing.

Kolaborasi ini melibatkan berbagai pihak, termasuk peme­rintah daerah yang menyediakan fasilitas seperti tenda, serta e-commerce yang memberikan pelatihan. Peserta juga mendapat insentif kehadiran sebesar 50-100 ribu rupiah untuk menggantikan waktu kerja mereka. Jika skala program diperluas hingga 5.000 titik, dampaknya akan jauh lebih besar bagi perekonomian lokal.

Sebagai bagian dari dukungan terhadap industri kreatif, kami juga bekerja sama dengan Ga­ruda Indonesia untuk mengganti game asing di game station ban­dara, khususnya di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, dengan game-game lokal yang sudah populer. Program ini akan diper­luas ke lebih banyak bandara, terutama saat musim liburan.

Selain itu, film animasi Jumbo akan tayang di 200 layar bioskop pada musim Lebaran dan akan dirilis di 17 negara secara ber­tahap. Film ini melibatkan 400 kreator dan animator, diproduksi selama 4 tahun dengan biaya seki­tar 2 juta dolar. Kami membantu promosi Jumbo melalui kerja sama dengan Pemprov DKI Ja­karta, termasuk pemasangan iklan di MRT dalam rangka perayaan 5 abad DKI. Ini juga sejalan dengan visi DKI sebagai kota cinema.

Bagaimana Kemenekraf mendukung program food es­tate dan Makan Bergizi Gratis?

Baca juga : Diungkap Presiden, Ada Menteri Dan Wamen Belum Dapat Rumah Dinas

Kami turut mendukung program food estate, meski tidak terlibat langsung dalam pertanian, pupuk, atau alat pertanian. Fokus utama adalah mengurangi potensi konflik sosial di sekitar proyek PSN dengan memberdayakan anak muda setem­pat. Di Papua, misalnya, banyak grup musik reggae dan R&B lokal yang mulai berkembang. Kami mengkurasi enam grup terbaik, membiayai pembuatan video klip dengan tenaga videografer lokal, serta mengajarkan mereka cara memonetisasi musik melalui You­Tube, Spotify, dan Langit Musik. Ada yang menarik, karena salah satu grup yang didukung berasal dari warga binaan lapas.

Di sisi lain, pesantren juga dilibatkan dalam industri kreatif. Para santri yang terbiasa dengan azan dan dakwah dilatih untuk menjadi pengisi suara (voice-over). Mereka akan masuk dalam database nasional untuk kebutu­han iklan, film, atau kampanye sosial seperti anti-judi online dan narkoba. Sebanyak 20 santri terpilih akan mendapatkan pela­tihan profesional di bidang ini.

Kami juga menjajaki kerja sama dengan BGN (Badan Gizi Nasional). Kami menawar­kan pelatihan bagi juru masak dengan melibatkan MasterChef. Pelatihan ini bertujuan mengajarkan bagaimana menyusun menu bernutrisi tinggi dengan anggaran terbatas mengguna­kan bahan lokal yang tersedia di masing-masing daerah namun punya cita rasa bervariasi.

Sebagai tahap awal, konsep ini diuji coba dengan asosiasi katering di lima kota, terma­suk Surakarta dan Balikpapan. Kemenekraf mengusulkan agar pelatihan diberikan kepada calon juru masak baru sebelum pro­gram BGN diperluas ke 30.000 titik, sehingga tidak mengganggu operasional yang sudah berjalan. Jika diperlukan, MasterChef siap turun langsung untuk membantu pelaksanaan program ini.

Kompas melakukan survei se­lama 100 hari di 38 provinsi untuk mengukur tingkat keyakin­an publik terhadap 36 program pemerintahan Pak Prabowo. Hasilnya menunjukkan bahwa program ekonomi kreatif menem­pati peringkat kedelapan dalam hal harapan dan keyakinan publik.

Baca juga : Penunjukan Letkol Teddy Tidak Melanggar Aturan

Menariknya, program ini be­rada di atas sektor UMKM, pariwisata, bahkan swasem­bada pangan dan energi. Hal ini menunjukkan bahwa harapan masyarakat terhadap ekonomi kreatif cukup tinggi, kemungkinan karena semakin banyaknya anak muda yang terlibat di dalamnya.

Semoga ke depan kita bisa terus mendorong perkembangan ekonomi kreatif agar memberikan manfaat yang lebih luas. [BCG]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense