BREAKING NEWS
 

Pemkab Biak Numfor Siap Gelar Sekolah Rakyat di Papua

Reporter : DIDI RUSTANDI
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Kamis, 27 Maret 2025 13:44 WIB
Foto: Humas Kemensos.

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Biak Numfor mendukung penuh penyelenggaraan Sekolah Rakyat di wilayah Papua.

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Biak Numfor, Markus Octovianus Mansnembra, saat bertemu Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf di Kantor Kementerian Sosial (Kemensos), Jakarta Pusat, Rabu (26/3/2025).

“Kami mengusulkan skema revitalisasi aset gedung Badan Diklat Pemkab Biak Numfor untuk mendukung dua rombongan belajar setingkat SMA dengan total kapasitas 50 siswa,” ujar Markus dalam pertemuan tersebut.

Baca juga : DPR Dan Media Siap Berkolaborasi Majukan Kebudayaan Indonesia

Dia menjelaskan, Badan Diklat telah dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, seperti asrama, ruang kelas, laboratorium, ruang kantor, dapur, dan ruang makan.

Selain revitalisasi aset, Pemkab Biak Numfor juga menyiapkan lahan seluas 10 hektare untuk mendukung pembangunan fasilitas Sekolah Rakyat jenjang SD dan SMP.

Adsense

Markus juga memastikan, rencana penyelenggaraan Sekolah Rakyat telah memperoleh dukungan dari masyarakat adat wilayah Saireri, TNI-Polri, serta lembaga keagamaan.

Baca juga : Teroris Papua Kembali Berulah

Di antaranya, Gereja Kristen Injili Tanah Papua (GKITP), Gereja Injili di Indonesia (GIDI), Gereja Kemah Injil (Kingmi), dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Papua.

Ia juga memastikan bahwa situasi keamanan di Biak Numfor relatif aman dan kondusif, sehingga proses pembelajaran dapat berjalan secara optimal.

Mendengar pemaparan Markus, Mensos Saifullah Yusuf menyambut baik inisiatif tersebut. Menteri yang akrab disapa Gus Ipul ini memastikan, pembangunan Sekolah Rakyat di Biak Numfor akan menjadi prioritas Kemensos.

Baca juga : 1.000 Umat Hindu Gelar Melasti di Laut Segarajaya Bekasi

“Aset gedungnya sudah memadai. Kami dukung agar proses pembelajaran tahun ini dapat dimulai di Biak Numfor,” tuturnya.

Gus Ipul juga berpesan agar Sekolah Rakyat memprioritaskan siswa dari keluarga penerima manfaat yang berada di desil 1 dan 2 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), khususnya yang berdomisili di sekitar lokasi sekolah.

Penyelenggaraan Sekolah Rakyat di Papua akan dikoordinasikan oleh Unit Pelaksana Teknis Kemensos, yaitu BBPPKS Jayapura, dengan dukungan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) dalam proses seleksi siswa.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense