BREAKING NEWS
 

Temui Menteri PU, Khofifah Bahas Bantuan DAK Untuk Swasembada Pangan Di Jatim

Reporter & Editor :
MUHAMAD FIKY
Senin, 14 April 2025 22:41 WIB
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa bersama sejumlah bupati sambangi Kantor Kementerian PU, Jakarta, Senin (14/4/2025)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa bersama sejumlah bupati sambangi Kantor Kementerian PU, Jakarta, Senin (14/4).

Kedatangan Khofifah disambut hangat oleh Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo bersama jajaran PU.

Pertemuan kepala daerah dan Menteri PU untuk membahas pengembangan dan rehabilitasi jaringan irigasi di Jawa Timur. 

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menegaskan komitmen pemerintah pusat dalam mendukung target swasembada pangan melalui pengembangan dan rehabilitasi jaringan irigasi di Jawa Timur. 

Baca juga : Menteri Ara & CEO Standard Chartered Bahas Peluang Investasi Perumahan Di Qatar

Menteri dari Partai Demokrat ini mengungkapkan, bahwa Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan, Peningkatan, Rehabilitasi, serta Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi menjadi dasar kuat untuk mendukung daerah mencapai swasembada pangan. 

“Dengan Inpres ini, kami memiliki payung hukum jelas untuk melakukan intervensi terhadap jaringan irigasi daerah, termasuk saluran tersier. Saya minta Bapak dan Ibu Bupati segera mengirimkan surat resmi terkait kebutuhan masing-masing agar bisa segera kami proses,” ujar Dody.

Adsense

Menurutnya infrastruktur irigasi merupakan salah satu kunci utama untuk meningkatkan produktivitas pertanian, khususnya padi, yang berperan penting dalam target produksi Gabah Kering Panen (GKP) Jawa Timur sebesar 12,6 juta ton pada 2025. Oleh karena itu, Kementerian PU siap mengalokasikan Dana Alokasi Khusus (DAK) yang lebih besar, khususnya untuk sumber daya air yang menunjang pertanian.

Sementara itu, Gubernur Khofifah mengapresiasi respons cepat Menteri PU dan jajaran Kementerian PU. Ia mengatakan, dukungan pusat sangat krusial agar target produksi gabah bisa tercapai. 

Baca juga : Bertamu Ke Kantor PU, Muzakir Bahas Percepatan Swasembada Pangan Di Aceh

“Kami sangat membutuhkan dukungan konkret dari Kementerian PU, khususnya dalam bentuk DAK sumber daya air, untuk mempercepat rehabilitasi jaringan irigasi yang rusak dan mengembangkan saluran baru yang dibutuhkan petani,” ungkap Khofifah.

Kepala daerah lain yang turut hadir juga menyampaikan aspirasi serupa. Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani menyoroti tantangan besar yang dihadapi Pulau Bawean di Kabupaten Gresik. 

“Dari total 4.000 hektare lahan pertanian di Bawean, sebanyak 75 persen masih mengandalkan air hujan. Kami sangat berharap Kementerian PU bisa segera membangun jaringan irigasi permanen agar produksi pangan lebih stabil,” katanya.

Begitu pula dengan Bupati Malang, Sanusi yang meminta bantuan Kementerian PU dalam memperbaiki infrastruktur irigasi yang rusak akibat bencana alam. 

Baca juga : Temui Mensos, Menteri PU Janji Kebut Bangun Sekolah Rakyat

“Produksi pertanian kami menurun signifikan karena hanya bisa sekali panen dalam setahun. Banyak tanggul dan bendungan rusak akibat banjir sehingga membutuhkan perhatian khusus dari pusat,” ujar Sanusi.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense