Sebelumnya
Selain melalui pembentukan otoritas tunggal pengelolaan haji yang terpisah dari Kementerian Agama (Kemenag).
Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Indonesia (Amphuri) menyambut baik rencana tersebut. Sekretaris Jenderal Amphuri, Zaky Zakaria Anshary menyebut, pembangunan Kampung Haji sebagai mimpi lama umat Islam Indonesia yang kini berpeluang terwujud.
“Sebagai negara pengirim jemaah haji dan umrah terbesar di dunia, Indonesia akan sangat terbantu dengan adanya fasilitas ini,” kata Zaky.
Baca juga : Palestina Merdeka Semakin Menggema
Menurutnya, Kampung Haji akan memberikan manfaat besar di tiga bidang: pelayanan jemaah haji dan umrah, ekonomi bisnis dan keumatan, serta diplomasi budaya dan identitas Indonesia.
“Sudah saatnya Indonesia memiliki Kampung Haji di pusat dunia Islam, khususnya di Arab Saudi,” tegasnya.
Zaky menambahkan, banyak negara lain sudah berinvestasi dan memiliki hotel di Makkah dan Madinah. Dengan peluang investasi di Saudi yang kini terbuka, kesempatan ini tidak boleh dilewatkan.
Baca juga : TB Hasanuddin: Dukungan Perlu, Tapi Harus Hati-hati Juga
“Ini cita-cita lama yang bisa diwujudkan oleh Presiden Prabowo Subianto, yang memang sangat peduli dengan kepentingan umat Islam,” ujarnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo menemui Pangeran MBS di Istana Al-Salam, Jeddah, Rabu (2/7/2025). Kepada MBS, Prabowo menyampaikan rencana pembangunan Kampung Haji Indonesia.
Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan, pertemuan tersebut membahas upaya mempererat hubungan bilateral, termasuk di bidang pendidikan dan rencana Kampung Haji. “Alhamdulillah, Pangeran MBS mendukung penuh agar Kampung Haji Indonesia terealisasi sesegera mungkin,” ujarnya.
Baca juga : Dave Laksono: Ini Bentuk Solidaritas, Bukan Relokasi Permanen
Nasar menambahkan, ia telah mendampingi Presiden Prabowo untuk menjajaki pembicaraan teknis dengan sejumlah pihak di Saudi. [UMM]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.