Dark/Light Mode

Jurnalis RM Reportase Curhat Warga

Danau Cincin Kumuh Dan Banyak Sampah

Selasa, 12 Agustus 2025 06:50 WIB
Waduk Cincin di Jakarta Utara, dengan latar belakang JIS. (Foto: Nana Maulana/RM)
Waduk Cincin di Jakarta Utara, dengan latar belakang JIS. (Foto: Nana Maulana/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta patut memenuhi harapan masyarakat agar Danau Cincin segera direvitalisasi. Sebab, fungsi danau itu dibutuhkan masyarakat untuk santai dan berolahraga. Selain itu, agar tidak jomplang dengan keindahan Jakarta International Stadium (JIS) karena lokasinya berdekatan.

Di tengah maraknya pemberi­taan tentang revitalisasi Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Jakarta Selatan, seorang pembaca Koran Rakyat Merdeka menitipkan pesan untuk Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, agar segera menata Danau Cincin di Jakarta Utara.

“Tolong percepat revitalisasi Danau Cincin di dekat Jakarta International Stadium,” pinta pembaca ini, melalui pesan WhatsApp (WA) dari 081219508XXX di rubrik Curhat, Halaman Megapolitan.

Menurut pembaca ini, Danau Cincin kumuh. Belum tertata. Padahal, sangat berpotensi men­jadi ruang terbuka hijau yang indah, sarana olahraga serta area Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di sekitar Jakarta International Stadium (JIS). “Sayang sekali, stadionnya sudah bagus, tapi lingkungan sekitarnya belum memadai,” tulis pembaca ini.

Baca juga : Acha Septriasa, Slow Living Pasca Cerai

Berdasarkan laporan reporter Rakyat Merdeka pada Senin pagi (11/8/2025), curhat warga melalui WA itu, klop dengan kondisi Danau Cincin. Warga sekitar menyebutnya Waduk Cincin.

Dari waduk ini, tampak ke­megahan Jakarta International Stadium. Tapi, Waduk Cincin tampak kurang tertata dan tak terawat. Jomplang sekali dengan kinclongnya penampilan JIS.

Di tepi waduk banyak sam­pah plastik dan styrofoam. Jalur pedestrian terputus-putus. Ada yang amblas. Ada pula yang hanya tanah. Becek jika hujan tu­run. Minim peneduh dan bangku.

Dari tepian, Rakyat Merde­ka melihat air di waduk ini berwarna hijau gelap. Tapi, tidak bau. Sejumlah orang berolahraga, jalan pagi. Ada pula yang duduk santai di tanggul, atau berdiri, sembari memandangi air di waduk ini.

Baca juga : Wujudkan Tentara Kuat, Prabowo: Kita Siap Mati Untuk Rakyat

Waduk Cincin dibangun pada era kolonial Belanda, sebagai ba­gian dari sistem drainase dan pengendalian air. Disebut “Cincin” karena bentuk lingkarannya yang khas, terlihat jelas dari udara.

Waduk Cincin terletak di Kelu­rahan Papanggo, Kecamatan Tan­jung Priok, Jakarta Utara (Jakut), dekat dengan JIS. Rakyat Merdeka memasuki kawasan waduk ini melalui Jalan Danau Bisma.

Luas Waduk Cincin sekitar 50.000 meter persegi. Di seba­gian tepinya ada hutan kota yang luasnya sekitar 8,4 hektar. Selain sebagai area resapan, waduk ini merupakan tempat rekreasi, olahraga ringan, memancing, dan menikmati pagi atau senja. Teru­tama bagi warga Jakarta Utara.

Pada malam hari, refleksi JIS dan cahaya lampu-lampunya terpantul di air waduk Cincin. Se­hingga, banyak orang yang duduk di tepi danau untuk menikmati re­fleksi cahaya ini pada malam hari.

Baca juga : Fasilitas Sekolah Rakyat Nggak Kaleng-kaleng

Situasi itu mengundang peda­gang jajanan berdatangan ke sekitar tepi waduk, seperti peda­gang gorengan dan minuman. Biasanya, pada akhir pekan, suasananya lebih ramai.

Secara keseluruhan, Waduk Cincin adalah ruang terbuka yang menyimpan potensi besar sebagai destinasi rekreasi alam urban, ter­padu dengan pengembangan UMKM dan kawasan olahraga.

Meskipun masih membutuh­kan banyak perbaikan, waduk ini masih merupakan area terbuka hijau dan resapan air yang penting di tengah Jakarta Utara yang sudah padat bangunan.

Mengutip Beritajakarta.id, Pemprov DKI telah berupaya secara bertahap melakukan penataan kawasan resapan air dan hutan kota ini. Antara lain melakukan penertiban bangunan liar di dekat Waduk Cincin pada Kamis (27/2/2025). Para peng­huninya dipindahkan ke rumah susun. [NNM/DAF]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.