BREAKING NEWS
 

Ponorogo Dan Malang Resmi Masuk Jaringan Kota Kreatif UNESCO

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Sabtu, 1 November 2025 20:40 WIB
Foto: Kemenekraf

RM.id  Rakyat Merdeka - Dua daerah di Indonesia, Kabupaten Ponorogo dan Kota Malang, Jawa Timur, resmi ditetapkan sebagai anggota UNESCO Creative Cities Network (UCCN) bertepatan dengan peringatan World Cities Day 2025. Penetapan ini diumumkan langsung oleh Direktur Jenderal UNESCO Audrey Azoulay, yang menetapkan 58 kota baru dari berbagai negara sebagai anggota jaringan kreatif global tersebut.

Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Teuku Riefky Harsya menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan Ponorogo dan Malang memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat ekonomi kreatif dunia yang berakar pada budaya, inovasi, dan teknologi.

“Keberhasilan Ponorogo dan Malang menjadi bagian dari UNESCO Creative Cities Network membuktikan bahwa potensi ekonomi kreatif Indonesia mampu bersaing di tingkat global. Ini bukan hanya prestasi daerah, tetapi juga bagi seluruh ekosistem kreatif nasional,” kata Riefky di Jakarta, Jumat.

Kementerian Ekraf berperan sentral dalam proses seleksi nasional nominasi anggota UCCN 2025. Melalui kolaborasi dengan Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO (KNIU), Kementerian Ekraf bertindak sebagai Focal Point Nasionalyang memastikan kesiapan kabupaten/kota untuk bersaing di tingkat global.

Baca juga : Pemprov DKI Cari Sebab Jalan Ambles Di Penjaringan Yang Picu Kecelakaan Massal

Dalam prosesnya, kementerian membangun komunikasi intensif dengan berbagai kementerian dan lembaga, serta menggandeng organisasi dan komunitas kreatif melalui pendekatan kolaboratif hexahelix. Pendekatan ini menjadi fondasi kuat dalam membangun jejaring kreatif yang inklusif dan berkelanjutan.

Kementerian Ekraf juga terlibat aktif dalam seluruh tahapan seleksi, mulai dari pembentukan panitia seleksi nasional, penyusunan kriteria penilaian, sosialisasi ke pemerintah daerah, hingga pendampingan teknis penyusunan dossier UCCN. Proses seleksi yang ketat ini memastikan bahwa kota-kota yang diusulkan menempatkan kreativitas sebagai inti pembangunan daerah.

Adsense

Audrey Azoulay dalam pernyataannya mengatakan, kota-kota kreatif UNESCO menunjukkan bahwa budaya dan industri kreatif dapat menjadi penggerak nyata bagi pembangunan.

“Dengan menyambut 58 kota baru, kami memperkuat jaringan global di mana kreativitas mendukung inisiatif lokal, menarik investasi, dan mempromosikan kohesi sosial,” ujar Audrey dikutip dari laman resmi UNESCO.

Baca juga : Dirut Jasa Marga: 7 Gerbang Tol di Ruas Tol Dalam Kota Telah Beroperasi Normal

Kabupaten Ponorogo terpilih sebagai Creative City of Craft and Folk Art, sementara Kota Malang ditetapkan sebagai City of Media Arts. Dengan demikian, keduanya kini menjadi bagian dari 408 kota kreatif di lebih dari 100 negara yang tergabung dalam jaringan UCCN—sebuah ekosistem global yang berfokus pada inovasi, keberlanjutan, dan kolaborasi lintas budaya.

Riefky menegaskan bahwa pemerintah terus mendukung daerah-daerah kreatif untuk mengembangkan potensi unggulannya. Capaian ini, katanya, sejalan dengan arah kebijakan RPJMN 2025–2029 yang menempatkan ekonomi kreatif sebagai sektor strategis dalam mendorong pertumbuhan nasional.

“Kami melihat kreativitas lokal sebagai energi baru pembangunan. Dari seni rakyat Ponorogo hingga inovasi digital Malang, semuanya merepresentasikan semangat The New Engine of Growth—pertumbuhan yang berangkat dari kreativitas dan keberagaman budaya di daerah,” ujarnya.

UNESCO sendiri menyoroti kontribusi kota-kota kreatif dalam membangun kehidupan perkotaan yang berpusat pada manusia dan budaya. Sejak diluncurkan pada 2004, UCCN telah mendorong inovasi sosial melalui tujuh bidang utama: Crafts and Folk Art, Design, Film, Gastronomy, Literature, Media Arts, dan Music. Tahun ini, UNESCO untuk pertama kalinya memperkenalkan kategori baru, yaitu Creative Cities of Architecture.

Baca juga : Prabowo Mengisi Malam Minggu Dengan Rapat

Dengan bergabungnya Ponorogo dan Malang ke dalam jaringan UCCN, Indonesia semakin diakui sebagai negara dengan ekosistem kreatif yang dinamis dan berdaya saing. Melalui program ini, Kementerian Ekraf berkomitmen memperkuat posisi Indonesia dalam jejaring kota kreatif dunia, serta menegaskan peran ekonomi kreatif sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional yang dimulai dari daerah.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense