BREAKING NEWS
 

Tekanan Politik Terhadap Dahnil Anzar, Aktivis: Ada Pihak yang Terusik

Reporter : HENDRAWAN KOSIM WIJAYA
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Senin, 1 Desember 2025 20:53 WIB
Dahnil Anzar Simanjuntak bersama para pejabat Kementerian Haji dan Umrah berfoto usai pelantikan pejabat struktural instansi vertikal Kemenhaj, Jumat (28/11/2025). (Foto: Hendrawan K. Wijaya/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Aktivis Sekolah Anti Korupsi Malang, Rudi Susanto, menilai tekanan politik terhadap Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, tidak muncul begitu saja.

Ia menduga ada kelompok, yang ia sebut sebagai kartel haji, yakni pihak yang selama ini diduga menikmati celah permainan dalam pengelolaan kuota dan anggaran haji.

“Saya melihat ada pola yang rapi. Kritik boleh saja, tapi yang satu ini terlihat terkoordinasi. Targetnya jelas: melemahkan posisi Dahnil,” ujar Rudi, Senin (1/12/2025).

Baca juga : Spora Comm Berhasil Antarkan Kementan Raih Dua Penghargaan Bergengsi AMH 2025

Menurut Rudi, anggaran penyelenggaraan haji yang mencapai Rp 18–20 triliun, ditambah isu jual-beli kuota, menjadi area yang sangat sensitif dan rentan dipengaruhi berbagai kepentingan. Ia mengklaim menerima informasi bahwa Dahnil dikenal sulit diajak berkompromi.

Adsense

“Dia tidak membuka ruang negosiasi. Itu membuat banyak pihak tidak nyaman,” jelasnya. 

Rudi juga menyoroti masuknya mantan penyidik KPK, aparat penegak hukum, dan sejumlah jaksa ke lingkungan Kementerian Haji dan Umrah, yang menurutnya memperkuat kesan bahwa praktik lama mulai terganggu.

Baca juga : Soeharto dan Fakta Legasi yang Tak Terbantahkan

“Ada perubahan kultur, terutama terkait transparansi dan pengawasan. Itu membuat pihak yang terbiasa bekerja dengan cara-cara lama merasa terancam,” tambahnya.

Ia menyebut, strategi yang diduga digunakan cukup sederhana: membangun stigma, menurunkan kepercayaan publik, kemudian mendorong perubahan kebijakan atau bahkan pergantian pejabat. Meski demikian, Rudi yakin Dahnil tetap tegar.

“Dahnil sudah terbiasa menghadapi tekanan, baik dari luar maupun dari dalam pemerintahan. Saya percaya dia tetap pada prinsipnya,” tandasnya.

Baca juga : Sekda se-Indonesia Siap Terapkan Efisiensi Anggaran Usai Pengalihan TKD

Hingga berita ini diturunkan, Dahnil Anzar Simanjuntak maupun pihak Kementerian Haji dan Umrah belum memberikan tanggapan atas pernyataan tersebut.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense