RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Menteri Pendidikan Dasar Dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq mengingatkan kembali makna dasar pendidikan sebagai “tindakan penuh kasih”. Pesan itu ia sampaikan saat menjadi narasumber dalam Hari Studi dan HUT ke-50+1 Majelis Nasional Pendidikan Katolik (MNPK) di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Rabu (17/12).
Kupang, yang kerap dijuluki Kota Kasih, dinilai sesuai dengan pesan Paus Fransiskus. “Paus Fransiskus pernah mengatakan bahwa pendidikan adalah tindakan penuh kasih, karena ialah yang menuntun manusia keluar dari ego dirinya menuju cahaya,” ujar Fajar, dalam keterangan tertulis, Jumat (19/12/2025).
Mengutip pemikiran akademisi Karel Steenbrink, Fajar menilai ada proses panjang transformasi lembaga pendidikan Katolik sejak era kolonial hingga reformasi. Perubahan itu, kata dia, membuat komunitas Katolik tampil percaya diri dan ikut mencerdaskan kehidupan bangsa.
Baca juga : MedcoEnergi Dukung UMKM, Pamerkan 22 Mitra Binaan Seluruh Aset Operasi
“‘Percaya diri berarti terbuka untuk ikut serta mencerdaskan kehidupan bangsa,” tegasnya.
Fajar juga menyinggung kuatnya dampak kunjungan apostolik Paus Fransiskus ke Indonesia pada 2024. Bukan hanya bagi Katolik, tetapi bagi umat Islam dan agama lain. Indonesia, ujarnya, menjadi contoh konkret gagasan fratelli tutti—semua bersaudara.
“Filosofi pendidikan Katolik berpijak pada itu. Pendidikan harus menjadi laboratorium perjumpaan: antarindividu, antargenerasi, antariman, antarbangsa, dan antarperadaban. Saya mengapresiasi orientasi keterbukaan itu,” ucap Fajar.
Baca juga : Ini Pesan Bos FPCI Soal Pengiriman Tentara Perdamaian Ke Gaza
Ia turut mengingatkan kembali dokumen Global Compact on Education (2019) yang menekankan pendidikan untuk membentuk manusia inklusif, bertanggung jawab, dan siap mendengar.
“Pendidikan harus membentuk keberanian. Keluar dari ego individual menuju kebersamaan. Itu yang melahirkan solidaritas,” katanya. “Tidak semata akademik, tapi membentuk manusia seutuhnya.”
Usai agenda di Kupang, Fajar bertolak ke Ende. Ia menyambangi SMPN 2 Ende dan SMA Muhammadiyah Ende untuk meninjau revitalisasi dan pemanfaatan IFP. Kunjungannya berlanjut dengan silaturahmi bersama guru dan kepala sekolah.
Baca juga : Australia Tekankan Kemitraan Pendidikan Dalam Penyerahan Alumni Awards 2025
Fajar kemudian kembali ke Kupang dan ramah tamah dengan pimpinan wilayah Muhammadiyah NTT, sebelum terbang kembali ke Jakarta.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.