BREAKING NEWS
 

Lengkap, Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri Sugiono Tahun 2026

Reporter : LARASATI DYAH UTAMI
Editor : FIRSTY HESTYARINI
Rabu, 14 Januari 2026 20:09 WIB
Menlu Sugiono dalam Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri (PPTM) bertema Diplomasi Ketahanan di Tengah Dunia Yang Bergejolak di Kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Rabu (14/1/2026). (Foto: Firsty Hestyarini/RM.id)

 Sebelumnya 
Bapak Ibu yang saya hormati,

Di tengah dunia yang bergerak semakin cepat, sumber kerentanan tidak hanya datang dari konflik terbuka. Ketahanan menuntut kepekaan membaca perubahan, kecepatan beradaptasi dan kemampuan membentuk ruang sebelum risiko berubah menjadi krisis.

Salah satu arena yang semakin menentukan ketahanan nasional adalah new and emerging technologies. Kecerdasan artifisial, ruang siber, dan teknologi dual-use telah mengubah lanskap kekuatan global.

Di Dewan Keamanan PBB, saya menekankan bahwa teknologi seperti kecerdasan artifisial harus tetap menjadi servant of humanity. Never its master. Bagi Indonesia, alih-alih sebuah isu teknis, hal ini merupakan sebuah isu strategis.

Diplomasi harus hadir sebagai penjaga kepentingan nasional di ruang global yang baru dan memastikan Indonesia ikut menentukan rules of the game. Seluruh upaya berpangkal pada satu kebutuhan, yaitu kapasitas diplomasi yang jauh lebih siap, lebih tangguh, dan lebih profesional.

Baca juga : Pengamat: Pemerintah Serius Tangani Bencana Sumatera hingga Pencegahan

Oleh karena itu, penguatan infrastruktur diplomasi menjadi sebuah keniscayaan. Dan ini bukan merupakan sebuah agenda administratif, tetapi sebagai investasi ketahanan nasional.

Di dunia yang bergerak dalam survival mode, negara yang lambat, rapuh atau tidak siap akan terpinggirkan. Dan dalam konteks ini, diplomat Indonesia adalah steward of national resilience,yang menentukan arah diplomasi bagi perwujudan ketahanan nasional.

Karenanya, penguatan infrastruktur diplomasi difokuskan pada peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia; dukungan sarana dan prasarana; kepastian kerangka hukum; serta transformasi digital.

Di atas semua itu, tentu saja, kesejahteraan dan dukungan operasional bagi jajaran di Pusat dan Perwakilan menjadi perhatian langsung saya sebagai Menteri Luar Negeri: mulai dari penyesuaian penghasilan pegawai setempat di Perwakilan; hingga perhatian pada kebutuhan kesehatan dan pendidikan pegawai Kemlu dan keluarganya.

Dan pada masa pemerintahan ini, Kementerian Luar Negeri akan menjalankan transformasi manajemen Sumber Daya Manusia yang fundamental, mencakup sistem pendidikan, pengembangan kapasitas, dan juga pola karier pegawai.

Baca juga : Marc Marquez Comeback, Sinyal Kuat Persaingan Sengit MotoGP 2026

Dan untuk menjaga kesinambungan, Kementerian Luar Negeri telah menyusun Peta Jalan Postur Diplomasi Tangguh Menuju Visi Indonesia Emas 2045 sebagai arah jangka panjang diplomasi Indonesia yang tangguh, modern dan adaptif.

Penguatan ini disertai komitmen integritas melalui Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani, untuk menjaga kepercayaan publik terhadap diplomasi Indonesia.

Ibu dan Bapak yang saya hormati,

Seluruh capaian diplomasi Indonesia tentunya hanya dapat diwujudkan melalui dukungan dan sinergi banyak pihak. Saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh diplomat Indonesia dan keluarga besar Kementerian Luar Negeri, baik di Pusat maupun di Perwakilan yang telah bekerja secara tulus dan profesional, seringkali kerap dalam senyap.

Saya memahami di balik setiap tugas diplomasi, dan pasti ada pengorbanan pribadi dan keluarga. Namun komitmen kita jelas: negara akan terus hadir, untuk melindungi dan memperkuat para pejuang diplomasi Indonesia.

Baca juga : Pemprov DKI Targetkan Pembangunan Sistem Tata Air Fatmawati Kelar Desember 2026

Kepada rekan-rekan media, saya berterima kasih atas profesionalisme dan dedikasi dalam menggaungkan diplomasi secara akurat dan bertanggung jawab. Kami juga menitipkan harapan agar semua media dapat terus mengedepankan kepentingan nasional dalam menjalankan tugasnya.

Dan tentunya kepada para mitra kerja Kementerian Luar Negeri, termasuk Komisi I DPR RI, kementerian dan lembaga, LSM, BUMN, pihak swasta, think tank dan sivitas akademika, perwakilan negara sahabat, serta organisasi-organisasi internasional, sekali lagi saya sampaikan terima kasih atas kerja samanya.

Dan sebagai penutup, saya ingin mengucapkan Selamat Tahun Baru 2026. Dengan kerja sama dan kepercayaan semua pihak, saya yakin diplomasi Indonesia akan terus kokoh, membawa harapan, menumbuhkan optimisme, dan memperjuangkan perdamaian.

Terima kasih. Wassalamualaikum wr.wb, Shalom, Salve, Om shanti shanti shanti om, Namo Buddhaya, Rahayu. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense