BREAKING NEWS
 

Peserta Diklat Petugas Haji 2026 Tidak Otomatis Lulus

Reporter & Editor :
MUHAMMAD RUSMADI
Kamis, 29 Januari 2026 11:15 WIB
Wakil Ketua Diklat PPIH Arab Saudi 2026, Kolonel (Purn) Muftiono. [MCH Kemenhaj]

RM.id  Rakyat Merdeka - Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi yang akan berakhir pada 30 Januari 2026 menegaskan satu prinsip utama: seluruh peserta diperlakukan setara tanpa pengecualian.

Sejak awal pelaksanaan, peserta dibina untuk memenuhi standar disiplin tinggi, kesiapan fisik dan mental, penguasaan fikih haji, kemampuan bahasa Arab, serta kompetensi sesuai bidang layanan masing-masing.

Baca juga : Persib Matangkan Taktik Jelang Hadapi PSBS Biak di GBLA

Wakil Ketua Diklat PPIH Arab Saudi, Kolonel (Purn) Muftiono, menegaskan, tidak ada ruang bagi perlakuan khusus dalam proses pelatihan. Menurutnya, keistimewaan terhadap individu justru berpotensi merusak kekompakan dan solidaritas tim.

Adsense

"Sejak hari pertama kami sampaikan, diklat ini adalah bagian mekanisme seleksi. Keikutsertaan dalam diklat tidak otomatis menjadikan seseorang lolos sebagai petugas haji,” ujar Muftiono di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Rabu (28/1/2026).

Baca juga : Inovasi Pertadex Kilang Pertamina Raih Emas IPITEX 2026 Thailand

Dia menjelaskan, penyelenggaraan diklat dikelola secara profesional oleh tim gabungan dari Kementerian Haji dan Umrah, TNI, serta Polri dengan penegakan disiplin yang ketat. Setiap bentuk kelalaian dan ketidakdisiplinan tidak ditoleransi, mengingat para peserta dipersiapkan sebagai garda terdepan pelayanan jemaah haji Indonesia di Arab Saudi.

Seluruh rangkaian pelatihan wajib diikuti secara penuh hingga hari terakhir. Peserta yang tidak mampu menyelesaikan agenda diklat, terbukti tidak jujur, atau tidak memenuhi persyaratan—termasuk hasil pemeriksaan kesehatan—akan dinyatakan gugur.

Baca juga : Wamenhaj Ikut Lari Dan Makan Bareng Peserta

"Kami ingin memastikan petugas yang dihasilkan benar-benar siap, berintegritas, dan berkomitmen melayani jemaah. Bukan mereka yang sekadar ingin nebeng berhaji,” kata Muftiono menegaskan. (*) 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense