Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Diklat Petugas Haji Semimiliter
Wamenhaj Ikut Lari Dan Makan Bareng Peserta
Minggu, 18 Januari 2026 07:00 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak turun langsung mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2026 dengan pola semimiliter di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Sabtu (17/1/2026). Dalam kegiatan itu, Dahnil ikut lari pagi dan sarapan lesehan bersama ribuan peserta.
Kegiatan pagi diawali dengan lari dan jalan sehat sejauh sekitar lima kilometer di lingkungan asrama haji. Dahnil yang mengenakan topi loreng hijau dan kaos lengan pendek bermotif loreng dipadu dengan sepatu olahraga berwarna gelap.
Baca juga : Mentan Terapkan Skema Padat Karya Di Sumatera
Wamen asal Partai Gerindra itu ikut berlari dengan peserta. Dia berlari tanpa pengawalan khusus dan ikut bergabung dalam kelompok peserta. Usai berolahraga, peserta beristirahat. Dahnil ikut rehat. Pakaiannya kelihatan gobyos oleh keringat. Setelah rehat sejenak, peserta bergerak menuju aula untuk sarapan bersama.
Di dalam aula, tidak ada kursi khusus bagi pimpinan. Dahnil duduk bersila di tengah barisan peserta dan ikut menyantap nasi kotak bersama ribuan calon PPIH 2026. Pola sarapan menyerupai pendidikan taruna. Ada aba-aba sebelum makan dimulai. Seusai aba-aba, seluruh peserta, termasuk Dahnil, makan bersama. Suasana berlangsung sederhana, rapi, dan tertib.
Baca juga : Gelar Istighosah Di Pandeglang, PSI Banten Ajak Warga Doakan Korban Bencana
Dia menilai, pendekatan semimiliter dalam Diklat PPIH mampu membangun disiplin sekaligus kekompakan peserta. Pola tersebut tetap mengedepankan nilai humanisme karena dilaksanakan secara cair oleh fasilitator dari unsur TNI dan Polri. “Baru sepekan Diklat, semangat dan kekompakan peserta sudah terlihat jelas,” kata Dahnil.
Dia menegaskan, disiplin dan empati merupakan fondasi utama dalam pelayanan haji. Petugas PPIH adalah garda terdepan yang berhadapan langsung dengan jemaah, sehingga kesiapan fisik harus diimbangi dengan kepekaan terhadap kebutuhan jemaah.
Baca juga : Dideklarasikan Di JCC, Partai Gema Bangsa Dukung Prabowo Nyapres Di 2029
Dalam kesempatan itu, Dahnil juga menyoroti pentingnya penguatan layanan haji ramah perempuan. Dia menyebut mayoritas jemaah haji Indonesia adalah perempuan, sehingga petugas perlu memahami kebutuhan layanan khusus, termasuk aspek fiqh ibadah, kenyamanan, dan privasi. “Layanan yang baik bukan hanya cepat dan tepat, tetapi juga empatik,” ujarnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya