BREAKING NEWS
 

Menkop Tegaskan Kopdes Merah Putih Jadi Jembatan Pemasaran Produk Womenpreneur

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : SRI NURGANINGSIH
Rabu, 4 Februari 2026 17:24 WIB
Menkop Ferry Juliantono (tengah) saat menghadiri pembukaan Inacraft 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Rabu (4/2/2026). (Foto: Dok. Kemenkop)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ajang pameran kerajinan terbesar di Asia Tenggara, Inacraft 2026, kembali menjadi sorotan dengan hadirnya produk kriya dan kerajinan tangan dari para pengusaha perempuan (womenpreneur).

Melalui dukungan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih, karya-karya tersebut kini memiliki jalur pemasaran yang lebih luas dan terstruktur.

Pameran yang digelar di Jakarta Convention Center pada 4-8 Februari 2026 ini menampilkan ribuan produk kriya, mulai dari batik, tenun, anyaman, hingga kerajinan kayu.

Kehadiran womenpreneur menjadi daya tarik tersendiri karena menegaskan peran perempuan dalam menggerakkan ekonomi kreatif berbasis desa.

Baca juga : Kapolri: Pesan Eyang Meri Jadi Pegangan Keluarga Besar Polri

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengapresiasi ajang Inacraft 2026 dan mengatakan bahwa ajang ini dapat menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa produk kriya Indonesia memiliki kualitas yang mampu bersaing dengan produk global.

Menurutnya pameran ini membuka ruang kolaborasi yang lebih lebar antara pemerintah, pengusaha khususnya perempuan untuk mendukung agar produk kriya perempuan bisa menembus pasar global.

"Kami di Kementerian Koperasi siap mendukung koperasi-koperasi dari pengusaha-pengusaha, womenpreneur dan Inacraft. Ini ajang yang paling keren, dan banyak diikuti oleh peserta maupun pengunjung," kata Ferry usai menghadiri pembukaan Inacraft 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Rabu (4/2/2026).

Adsense

Acara pembukaan Inacraft turut dihadiri Pembina Solidaritas Perempuan Untuk Indonesia (Seruni) Kabinet Merah Putih Selvi Ananda, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Helvi Moraza.

Baca juga : Dipastikan Seskab, Prabowo Cuma Pakai 1 Pesawat Kepresidenan

Hadir pula Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) ASEPHI (Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia) Muchsin Ridjan serta para pengurus dan anggota Seruni Kabinet Merah Putih.

Ferry menegaskan, bahwa keberadaan Kopdes Merah Putih siap menampung dan membantu memasarkan produk-produk kerajinan agar tidak hanya berhenti di pameran saja.

Menurutnya, dengan jaringan gerai ritel yang luas, Kopdes Merah Putih dapat menjembatani womenpreneur dapat bertemu dengan konsumen hingga ke pelosok desa.

"Kita mempersilahkan produk-produk dari Inacraft ini juga dijual di koperasi-koperasi, termasuk di koperasi desa kelurahan merah putih. Justru itu yang bagus," ucapnya.

Baca juga : KPK Panggil 2 Tersangka Baru Jadi Saksi Sidang Pemerasan K3 Noel Ebenezer

Ferry memandang bahwa pemberdayaan masyarakat khususnya womenpreneur perlu untuk ditingkatkan karena perannya terhadap perputaran ekonomi cukup signifikan.

Oleh karena itu produk kriya dan kerajinan dari pengusaha perempuan harus mendapat ruang pemasaran yang berkelanjutan termasuk melalui Kopdes Merah Putih.

Kehadiran koperasi juga memberi kepastian bagi womenpreneur untuk terus berproduksi. Dengan adanya jalur distribusi yang jelas, mereka dapat meningkatkan kapasitas produksi sekaligus membuka lapangan kerja baru di desa.

"Kami di Kementerian Koperasi siap untuk membantu, mendorong, supaya Womenpreneur ini juga bisa punya badan usaha yaitu koperasi," pungkas Ferry.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense