RM.id Rakyat Merdeka - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung kesiapan arus mudik Lebaran 2026 di Jawa Timur, Minggu (15/3/2026). Dalam kunjungan ke Stasiun Surabaya Gubeng dan Terminal Purabaya Bungurasih, Kapolri menyapa para pemudik serta membagikan bingkisan sebagai bentuk perhatian kepada masyarakat yang hendak pulang ke kampung halaman.
Kapolri tiba di Stasiun Surabaya Gubeng sekitar pukul 09.30 WIB. Dalam kunjungan tersebut turut hadir Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto, serta Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Zainul Bahar.
Di lokasi, Kapolri terlebih dahulu meninjau Pos Kesehatan untuk memastikan kesiapan tenaga medis dalam melayani pemudik yang membutuhkan bantuan kesehatan.
Setelah itu, ia menyambangi ruang tunggu keberangkatan serta masuk ke dalam gerbong KA Pasundan tambahan tujuan Bandung. Dalam kesempatan tersebut, Kapolri menyapa para pemudik dan mendengar pengalaman mereka selama masa mudik tahun ini.
Baca juga : KPK Beberkan Peran & Jatah Yang Diterima Travel Haji
Kapolri juga membagikan paket bingkisan kepada para penumpang sebagai bentuk apresiasi dan kepedulian Polri kepada masyarakat. Khusus bagi anak-anak, disiapkan sebanyak 175 paket mainan untuk menghibur mereka selama perjalanan jauh.
Kapolri turut mendoakan agar perjalanan mudik masyarakat berlangsung aman dan menyenangkan sesuai dengan tagline mudik tahun ini, yakni Mudik Aman, Keluarga Bahagia.
Dalam kesempatan itu, Kapolri juga menginstruksikan seluruh jajaran untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang sedang melakukan perjalanan mudik.
Dari hasil pemantauan di Posko Terpadu Stasiun Surabaya Gubeng, Kapolri menyebut sudah terlihat adanya peningkatan jumlah penumpang hingga 11 persen dibandingkan kondisi normal.
Baca juga : Kampus Diminta Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah
Menurutnya, peningkatan tersebut mulai terjadi seiring adanya kebijakan diskon tiket kereta api dari pemerintah.
Selain itu, Stasiun Surabaya Gubeng juga menjadi salah satu titik sentral pemudik yang melanjutkan perjalanan menggunakan moda transportasi lain, termasuk kapal.
“Tadi kita lihat ada yang datang dari luar kota, seperti dari NTT dan Kalimantan, kemudian memanfaatkan Stasiun Gubeng untuk melanjutkan perjalanan ke wilayah lokal maupun perjalanan jauh ke Jawa Tengah, Jawa Barat hingga DKI Jakarta,” ungkapnya.
Melihat adanya peningkatan tersebut, Kapolri meminta seluruh pihak untuk mengantisipasi jika jumlah pemudik di lapangan lebih tinggi dari prediksi Kementerian Perhubungan.
Baca juga : Klaim Sukses Gelar Muswil, PPP Banten Segera Susun Struktur Kepengurusan Baru
Kapolri mengingatkan seluruh petugas agar tidak lengah dan menyiapkan langkah mitigasi apabila terjadi lonjakan pemudik, baik di stasiun, terminal maupun pelabuhan.
“Tentunya kita tetap harus mempersiapkan diri, tidak boleh underestimate terkait dengan prediksi survei yang ada,” tegasnya.
Kapolri juga meminta agar seluruh jajaran dan pihak terkait dapat memberikan pelayanan terbaik mulai dari sistem tiket, keamanan hingga layanan kesehatan bagi para pemudik, khususnya menjelang puncak arus mudik yang diperkirakan terjadi pada H-2 Lebaran.
Kapolri juga menginstruksikan peningkatan patroli di sekitar stasiun, terminal hingga kawasan permukiman yang ditinggalkan masyarakat selama mudik guna meminimalisir potensi tindak kejahatan.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.