RM.id Rakyat Merdeka - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) diyakini menjadi game changer dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, sekaligus memperkuat transformasi sektor pangan dan peternakan Indonesia.
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Rachmat Pambudy mengatakan, Pemerintah kini tidak hanya fokus pada ketahanan pangan, juga menuju kedaulatan pangan yang lebih menyeluruh dan berkelanjutan.
Baca juga : KPK: Pengalihan Tahanan Yaqut Bagian Strategi Penyidikan
We introduced what we call free meals or program Makan Bergizi Gratis. It’s our game changer, kata Rachmat dalam International Strategic Meeting on Scientific Pathways for Sustainable Livestock Industry Transformation 2026 yang digelar Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Jakarta, Jumat (27/3/2026).
Menurutnya, program MBG tidak hanya berdampak pada pemenuhan gizi masyarakat, juga menciptakan permintaan pasar yang besar dan stabil. Khususnya bagi sektor peternakan dalam negeri. “The market is ready, stable and growing,” katanya lagi.
Baca juga : Masyarakat Jangan Panik, Pakai Energi Dengan Bijak
Rachmat mengungkapkan, kebutuhan tambahan dari program tersebut diproyeksikan mencapai 1,5 juta liter susu dan 47.000 ton daging sapi hingga 2029, yang menjadi sinyal positif bagi investor. Pemerintah menargetkan peningkatan kemandirian produksi susu dari 21 persen menjadi 96 persen serta 70 persen untuk daging sapi.
Untuk mendukung target tersebut, Pemerintah memfasilitasi masuknya 1 juta sapi perah. Meski masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti rendahnya produktivitas peternak kecil, ketergantungan impor bibit, tingginya biaya pakan, serta ancaman penyakit hewan.
Baca juga : Gerindra NTB Minta Kader Fokus Kawal Pemerintah
Pemerintah mendorong kolaborasi dengan sektor swasta dan akademisi guna meningkatkan kualitas dan skala produksi. Salah satu inovasi yang dikembangkan adalah Sapi Merah Putih berbasis teknologi genomik untuk menghasilkan ternak yang lebih produktif dan tahan penyakit.
Kepala BRIN Arif Satria menegaskan, inovasi dan riset di sektor peternakan menjadi langkah strategis dalam mendukung keberhasilan program MBG. “Ini sangat penting dan strategis, seiring dengan program Pemerintah untuk meningkatkan food security juga untuk bisa mensukseskan Program MBG,” katanya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.