BREAKING NEWS
 

Bertolak Ke Jepang

Prabowo Dijadwalkan Bertemu Kaisar Naruhito Dan PM Takaichi

Reporter : BHAYU AJI PRIHARTANTO
Editor : ADITYA NUGROHO
Senin, 30 Maret 2026 07:55 WIB
Presiden Prabowo Subianto bertolak menuju Jepang dalam rangka kunjungan resmi pada Minggu (29/3/2026). (Foto: BPMI Setpres/Cahyo)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto memulai rangkaian kunjungan kenegaraan ke Jepang, pada Minggu (29/3/2026). Di Negeri Sakura, Prabowo dijadwalkan bertemu Kaisar Naruhito dan Perdana Menteri Sanae Takaichi.

Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 yang membawa Kepala Negara lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma sekitar pukul 10.35 WIB. Kepala negara tampil formal kasual mengenakan topi biru dan kemeja krem lengan panjang.

Di dalam kabin, Prabowo didampingi Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Keberangkatan Prabowo dilepas sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, serta Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.

Setibanya di Tokyo, agenda padat telah menanti Kepala Negara pada 30–31 Maret 2026. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan, kunjungan ini mencakup pertemuan di level tertinggi, baik yang bersifat simbolis maupun eksekutif.

“Salah satunya adalah Presiden Prabowo akan melakukan state call kepada Kaisar Jepang Naruhito,” kata Teddy, Minggu (29/3/2026).

Baca juga : Cetak Sejarah! Veda Ega Pratama Berhasil Naik Podium GP Brazil!

Pertemuan dengan Kaisar Naruhito di Istana Kekaisaran merupakan bentuk penghormatan tertinggi dalam tradisi diplomatik Jepang, sekaligus simbol kedekatan hubungan kedua negara.

Setelah itu, Prabowo dijadwalkan menuju Akasaka Palace untuk melangsungkan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Sanae Takaichi. Pertemuan ini diharapkan menjadi momentum strategis untuk mengonversi hubungan baik menjadi kerja sama konkret yang saling menguntungkan.

Teddy merinci, agenda pembicaraan akan mencakup berbagai sektor penting. “Ada beberapa kerja sama di bidang investasi, energi, kelautan, dan digital,” ucap Teddy.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dalam keterangannya secara terpisah, menjelaskan kunjungan ini merupakan respons atas undangan resmi dari Kaisar Jepang.

Adsense

“Mengenai kunjungan Presiden ke Jepang, ini dalam rangka memenuhi undangan dari Kaisar Naruhito. Tentunya agendanya adalah pertemuan dengan kaisar dan dilanjutkan pertemuan dengan Perdana Menteri Takaichi,” kata Prasetyo kepada wartawan, Minggu (29/3/2026).

Ia menegaskan, tujuan utama lawatan ini adalah memperkuat fondasi kerja sama yang telah terbangun selama puluhan tahun.

Baca juga : Bamsoet: Pertemuan Prabowo-Mega Bawa Pesan Kuat Rekonsiliasi Nasional

“Pertemuan-pertemuan ini untuk memperkuat kerja sama persahabatan kedua negara. Secara khusus, Presiden akan membicarakan hal-hal strategis yang menjadi kekuatan kerja sama kita dengan pemerintah Jepang,” lanjutnya.

Lebih jauh, Prasetyo menyebut cakupan pembahasan akan meluas ke berbagai sektor yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat. “Di antaranya perdagangan, teknologi, pendidikan, serta kerja sama kehutanan dan lingkungan,” ujarnya.

Dari pihak Jepang, sambutan hangat telah disiapkan. Direktur Pusat Informasi dan Kebudayaan Jepang, Hoshino Daisuke mengatakan, Indonesia merupakan mitra strategis Jepang di kawasan Asia.

“Jepang dan Indonesia menjalin kemitraan strategis yang komprehensif. Kami sangat menyambut kunjungan Bapak Prabowo ke Jepang,” ungkap Hoshino.

Menurutnya, pertemuan antara Prabowo dan Perdana Menteri Sanae Takaichi akan membahas berbagai isu dengan cakupan luas, seiring banyaknya proyek kerja sama yang tengah berjalan.

“Oleh karena itu, kami ingin memanfaatkan kesempatan ini untuk semakin meningkatkan hubungan yang sudah terjalin kuat antara Jepang dan Indonesia,” tambahnya.

Baca juga : Akhir Ramadan, Prabowo Nikmati Kebersamaan Dengan Mbak Titiek Dan Didit

Usai dari Jepang, Prabowo akan berlanjut ke Korea Selatan. Kantor berita Yonhap melaporkan, Prabowo dijadwalkan mengunjungi Negeri Ginseng pada 31 Maret hingga 2 April 2026 untuk bertemu Presiden Lee Jae Myung.

Dalam laporan tersebut, juru bicara Presiden Korea Selatan, Kang Yu-jung menyebut, kedua pemimpin akan membahas kerja sama praktis di berbagai bidang, mulai dari perdagangan, investasi, industri pertahanan dan keamanan, kecerdasan buatan, infrastruktur, pembuatan kapal, energi nuklir, hingga transisi energi dan sektor budaya.

Selain itu, keduanya juga dijadwalkan berdiskusi mengenai peningkatan hubungan antara ASEAN dan Korea Selatan, serta membahas situasi keamanan dan isu-isu global, termasuk perkembangan di Semenanjung Korea dan Asia Barat. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense