Dark/Light Mode

Pertama Dalam 30 Tahun, KRI Prabu Siliwangi Bersandar di Pelabuhan Cape Town

Selasa, 10 Maret 2026 09:28 WIB
Awak KRI Prabu Siliwangi menyambut para tamu dari Angkatan Laut Afrika Selatan, Consular Corps di Cape Town, serta diaspora Indonesia. (Foto: Dok  KJRI Cafe Town)
Awak KRI Prabu Siliwangi menyambut para tamu dari Angkatan Laut Afrika Selatan, Consular Corps di Cape Town, serta diaspora Indonesia. (Foto: Dok KJRI Cafe Town)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kapal perang Republik Indonesia (KRI) Prabu Siliwangi-321 bersandar di Pelabuhan Cape Town, Afrika Selatan, pada 4–7 Maret 2026. Ini adalah kunjungan pertama KRI ke Cape Town dalam 30 tahun terakhir.

KRI Prabu Siliwangi-321 dalam perjalanan kembali menuju Indonesia setelah bertolak dari La Spezia, Italia, pada September 2025.

Dikutip dari keterangan tertulis Konsul Jemderal Republik Indonesia (KJRI) di Cape Town, Senin (9/3/2026), kunjungan ini menegaskan komitmen Indonesia dalam memperkuat diplomasi maritim dan persahabatan antarbangsa.

Konsul Jenderal Republik Indonesia di Cape Town Tudiono mengatakan, kehadiran KRI Prabu Siliwangi bukan sekadar persinggahan teknis dalam perjalanan panjang menuju tanah air.

“Persinggahan ini mencerminkan identitas Indonesia sebagai bangsa maritim yang berdaulat, profesional, dan terbuka terhadap kerja sama internasional,” ujar Tudiono.

Baca juga : McDonalds Indonesia Rayakan 35 Tahun, dengan Beragam Kegiatan Open House

KRI Prabu Siliwangi merupakan kapal kedua TNI Angkatan Laut yang diperoleh dari Italia. Kapal ini menempuh pelayaran panjang, melalui rute La Spezia – Casablanca – Lagos – Cape Town – Mauritius – Indonesia, yang secara simbolik mengingatkan kembali jalur pelayaran historis yang pernah menghubungkan Nusantara dengan berbagai kawasan dunia.

Selama berada di Cape Town, Komandan KRI Prabu Siliwangi Kolonel Laut (P) Kurniawan Koes Atmadja melakukan courtesy call ke Markas Angkatan Laut Afrika Selatan di Simon’s Town serta kepada Pemerintah Kota Cape Town.

Kapal tersebut juga menjalankan misi diplomasi maritim dan budaya dengan memperkenalkan seni, budaya, dan potensi pariwisata Indonesia kepada masyarakat internasional.

Melalui kegiatan deck reception di atas kapal pada 5 Maret 2026, awak KRI Prabu Siliwangi menyambut para tamu dari Angkatan Laut Afrika Selatan, Consular Corps di Cape Town, serta diaspora Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut ditampilkan demonstrasi pencak silat serta promosi destinasi pariwisata Indonesia.

Baca juga : Pertamina Hulu Mahakam Tambah Dua Sumur Gas Baru di Proyek Sisi Nubi

Menurut Tudiono, kunjungan ini juga mengingatkan kembali hubungan historis yang panjang antara Indonesia dan Afrika Selatan.

Jalur pelayaran kapal tersebut beririsan dengan perjalanan Syekh Yusuf Al-Makassari, ulama dan pejuang kebebasan dari Nusantara yang tiba di Cape Town pada tahun 1694 setelah menjalani pengasingan di Sri Lanka.

Warisan Syekh Yusuf bersama ulama Nusantara lainnya, termasuk Tuan Guru, turut membentuk sejarah dan kehidupan spiritual masyarakat Muslim di Cape Town.

Masjid Auwal di kawasan Bo-Kaap yang masih berdiri hingga kini menjadi simbol dari hubungan sejarah tersebut.

“Sejarah ini menunjukkan bahwa hubungan Indonesia dan Afrika Selatan tidak hanya bersifat diplomatik, tetapi juga memiliki ikatan historis, kultural, dan kemanusiaan yang kuat,” ujar Tudiono.

Baca juga : Persib Waspada Saat Tantang Persebaya di Surabaya

Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dengan lebih dari 18 ribu pulau, Indonesia memiliki komitmen kuat untuk menjaga stabilitas dan kerja sama maritim internasional. Indonesia juga menjadi pelopor konsep negara kepulauan yang diakui dalam Konvensi PBB tentang Hukum Laut 1982 (UNCLOS).

Melalui kunjungan kapal perang di berbagai pelabuhan dunia, Indonesia terus mendorong kerja sama maritim, keamanan laut, serta perdamaian global, sekaligus memperkuat hubungan dengan negara-negara sahabat.

Kunjungan KRI Prabu Siliwangi di Cape Town menjadi simbol bahwa lautan bukanlah pemisah antarbangsa, melainkan jembatan yang menghubungkan sejarah, diplomasi, dan masa depan bersama.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.