BREAKING NEWS
 

Targetkan 400 Ribu Unit

Genjot BSPS, Ara Apresiasi Dukungan Pimpinan DPR Untuk Anggaran Perumahan

Reporter & Editor :
MUHAMAD FIKY
Selasa, 31 Maret 2026 11:14 WIB
Peluncuran Program BSPS Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Tangerang, Senin (30/3/2026). Dok. PKP

RM.id  Rakyat Merdeka - Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) terus diperluas ke seluruh kabupaten/kota. Program ini ditujukan untuk mendorong perputaran ekonomi daerah.

Prioritas BSPS adalah perbaikan rumah masyarakat berpenghasilan rendah serta wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait mengapresiasi dukungan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dan Komisi V terhadap penguatan anggaran perumahan.

Dukungan tersebut membuat anggaran BSPS meningkat signifikan menjadi Rp8,9 triliun dari total pagu Rp10,89 triliun pada 2026. Program ini juga menjadi bagian dari target pengurangan backlog perumahan dalam RKP 2026.

Hal itu disampaikan Maruarar saat meluncurkan Program BSPS Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Tangerang, Senin (30/3/2026).

Baca juga : Menko AHY Apresiasi Forum KSP Untuk Update Program Pemerintah

Peluncuran ini dihadiri Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Gubernur Banten Andra Soni, Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho, serta Kepala Badan Pusat Statistik Amalia Adininggar Widyasanti.

Sejumlah pimpinan lembaga dan mitra strategis juga hadir. Di antaranya perbankan dan lembaga pembiayaan yang terlibat dalam ekosistem perumahan nasional.

“Program BSPS tahun ini meningkat signifikan dari 45.000 unit pada 2025 menjadi 400.000 unit untuk rumah tidak layak huni. Termasuk di kawasan pesisir, perdesaan, dan perkotaan. Program ini menjangkau seluruh kabupaten/kota dan mendorong perputaran ekonomi daerah,” ujar Maruarar.

Khusus Provinsi Banten, alokasi BSPS mencapai 5.000 unit rumah tahun ini. Jumlah tersebut meningkat dari 1.742 unit pada tahun sebelumnya.

Adsense

Selain peningkatan kuota, pemerintah juga menerapkan digitalisasi dalam pelaksanaan program. Mulai dari pengusulan, penetapan penerima, hingga monitoring di lapangan.

Baca juga : Putin Ucapkan Selamat Ke Mojtaba: Dukungan Rusia Untuk Iran Tak Tergoyahkan

“Inovasi pemilihan toko terbuka juga mendorong efisiensi anggaran. Hasil penghematan dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk tambahan material bangunan,” jelasnya.

Maruarar juga mengajak masyarakat untuk ikut mengawal pelaksanaan program di lapangan. Ia meminta masyarakat melaporkan jika ditemukan pelanggaran.

Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman menekankan peran Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) agar bekerja profesional dan berintegritas.

“Kami ingin bantuan ini tepat sasaran dan memberikan dampak nyata. Tidak hanya memperbaiki rumah, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” tegasnya.

Sebelum peluncuran, Maruarar bersama Muhammad Qodari dan Amalia Adininggar Widyasanti meninjau calon penerima BSPS di Desa Pete, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.

Baca juga : Lawan Madura United, Barba Tegaskan Mental Juara Persib Tak Berubah

Langkah ini dilakukan untuk memastikan program berjalan tepat sasaran, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyatakan dukungan penuh terhadap program tersebut. Ia mendorong kepala daerah agar aktif terlibat.

“Saya all out mendukung program ini. Termasuk mendorong kepala daerah agar aktif terlibat. Program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Program BSPS menjadi salah satu prioritas pemerintah. Tujuannya mempercepat penanganan rumah tidak layak huni dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh Indonesia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense