RM.id Rakyat Merdeka - Program keselamatan mudik dan arus balik Lebaran 2026 dinilai mengalami peningkatan signifikan. Hasil survei menunjukkan mayoritas pemudik merasa puas terhadap pelaksanaan program tersebut.
Pengamat komunikasi Noval Agung Warjito Ardoyo mengungkapkan, berdasarkan observasi dan survei terhadap 1.200 responden, lebih dari 80 persen pemudik menilai program yang dijalankan Korlantas Polri lebih baik dibanding tahun sebelumnya.
“Hasil observasi dan penelitian menunjukkan para pemudik merasa puas dengan program pesan keselamatan pada mudik 2026,” ujar Agung, Kamis (9/4/2026).
Baca juga : Penyelesaian Kasus Teror Air Keras Aktivis Diminta Lewat Peradilan Umum
Selain itu, lebih dari 50 persen responden menyebut angka kecelakaan selama periode mudik tahun ini mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.
“Mayoritas responden menyatakan program Korlantas lebih baik, dan lebih dari 50 persen juga menilai tingkat kecelakaan lebih rendah dibanding sebelumnya,” jelasnya.
Survei ini melibatkan pemudik yang melakukan perjalanan ke luar Pulau Jawa maupun yang tetap berada di wilayah Jawa.
Baca juga : Operasi Ketupat 2026 Dinilai Sukses, Kepuasan Publik Capai 94 Persen
Agung menilai, keberhasilan tersebut perlu terus ditingkatkan melalui kolaborasi lintas sektor, terutama dalam penyampaian pesan keselamatan kepada masyarakat.
Ia menyarankan agar strategi komunikasi tidak hanya mengandalkan media konvensional, tetapi juga memanfaatkan platform digital serta melibatkan kreator konten untuk menjangkau berbagai kalangan.
“Pesan keselamatan mudik harus menyasar lintas generasi. Bisa melalui content creator dengan pendekatan storytelling agar lebih menarik,” ujarnya.
Baca juga : Inflasi Jakarta Maret 2026 Terkendali di Level 0,51 Persen Selama Ramadan
Selain itu, integrasi dengan aplikasi digital seperti Google Maps dinilai dapat membantu memberikan informasi prediksi dan rekomendasi perjalanan bagi pemudik.
“Ke depan, program mudik bisa dikembangkan menjadi platform informasi yang memuat prediksi dan rekomendasi perjalanan bagi masyarakat,” pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.