RM.id Rakyat Merdeka - Di bawah sinar matahari pagi, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti bersama Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma dan Wakil Bupati Kupang Yosef Lede mengikuti kegiatan “Pagi Ceria” bersama ratusan murid SD Inpres Noelbaki, Selasa (5/5/2026).
Kegiatan diawali dengan Senam Anak Indonesia Hebat (SAIH) sebagai bagian dari implementasi Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7 KAIH).
Dalam kesempatan itu, Mu’ti mengajak para murid untuk membiasakan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari.
“Kalian semua adalah harapan masa depan Indonesia. Dalam 19 tahun mendatang, kalian harus menjadi generasi yang hebat. Untuk itu, lakukan 7 KAIH dalam setiap aktivitas,” ujar Mu’ti.
Baca juga : Kunjungan Mendikdasmen ke NTT Perkuat Komitmen Pendidikan
Ia juga mengingatkan pentingnya nilai-nilai dasar yang harus ditanamkan sejak dini, seperti beriman dan bertakwa kepada Tuhan, menghormati orang tua dan guru, rajin belajar, rukun dengan teman, serta mencintai tanah air.
Pesan tersebut merupakan bagian dari Ikrar Pelajar Indonesia yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
Wakil Bupati Kupang Yosef Lede menyampaikan apresiasi atas kehadiran Mendikdasmen di daerahnya. Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi bentuk perhatian nyata pemerintah pusat terhadap dunia pendidikan di daerah.
“Kami berterima kasih atas perhatian dan berbagai program Kemendikdasmen yang telah berjalan di Kabupaten Kupang,” ujarnya.
Baca juga : Koperasi Desa Merah Putih Jadi Ujung Tombak
Sementara itu, Kepala SD Inpres Noelbaki, Armada M. Anin, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diterima sekolahnya, termasuk program revitalisasi, Interactive Flat Panel (IFP), pojok baca, serta Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ia menjelaskan, sekolahnya memperoleh bantuan revitalisasi lebih dari Rp 3,8 miliar yang mencakup pembangunan ruang kelas, ruang administrasi, toilet, rumah dinas guru, hingga penataan lingkungan sekolah.
“Bantuan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan,” kata Armada.
Kegiatan “Pagi Ceria” ditutup dengan penandatanganan prasasti penerima revitalisasi tahun 2026 serta penyerahan bantuan buku literasi untuk pojok baca.
Baca juga : TNI Perkuat Barisan Ketahanan Pangan, Koperasi Desa Jadi Ujung Tombak
“Semoga sekolah ini menjadi tempat yang aman, sehat, resik, dan indah, sehingga melahirkan generasi NTT yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing,” pungkas Menteri Mu’ti.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.