RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan pentingnya memperkuat ketahanan kawasan dan pembangunan infrastruktur berkelanjutan di Asia di tengah ancaman perubahan iklim, tekanan geopolitik, hingga kebutuhan pembangunan yang semakin kompleks.
Pernyataan itu disampaikan AHY saat menghadiri Ecosperity Week 2026 yang digelar Temasek di Singapura, Selasa (19/5/2026).
“Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia memiliki pengalaman strategis dalam pembangunan kawasan pesisir, konektivitas antarpulau, ketahanan pangan, air, dan energi, hingga pengembangan infrastruktur yang adaptif terhadap perubahan iklim,” ujar AHY melalui keterangan tertulis.
Dalam pidatonya, AHY menekankan pentingnya kolaborasi lintas negara untuk membangun infrastruktur yang tangguh, hijau, inklusif, serta mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Baca juga : JICT Bangun Infrastruktur Air Bersih dan Sanitasi di Wilaya Banjir Aceh–Sumut
Menurutnya, partisipasi Indonesia dalam forum internasional tersebut mencerminkan komitmen pemerintah dalam mendorong pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga keberlanjutan, ketahanan, dan pemerataan pembangunan.
“Infrastruktur adalah fondasi utama untuk memperkuat daya saing bangsa sekaligus memastikan tidak ada wilayah yang tertinggal,” tegas Ketua Umum Partai Demokrat itu.
Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat ini berharap, keikutsertaan Indonesia dalam forum pertukaran gagasan global tersebut dapat membuka peluang kerja sama internasional sekaligus menarik investasi berkualitas guna mendukung agenda pembangunan nasional ke depan.
Kehadiran AHY di forum global itu diketahui merupakan undangan langsung Chairman Temasek, Teo Chee Hean. Undangan tersebut menjadi bentuk pengakuan atas peran strategis Indonesia dalam agenda pembangunan berkelanjutan dan penguatan ketahanan kawasan Asia.
Baca juga : TNI Siagakan F-16 Dan KRI Untuk Amankan KTT ASEAN Di Filipina
Sebagai informasi, Ecosperity Week merupakan forum tahunan unggulan Temasek yang mempertemukan para pengambil kebijakan, investor, inovator, hingga pemimpin sektor publik dan swasta dari berbagai negara. Forum ini membahas berbagai solusi konkret menuju masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.
Tahun lalu, ajang tersebut diikuti sekitar 4.000 peserta, baik secara langsung maupun virtual. Sejumlah tokoh dunia turut hadir dalam forum tahun ini.
Di antaranya Chairman Rio Tinto, Dominic Barton, Chair of the UN High-Level Expert Group on Net-Zero Commitments, Catherine McKenna, Direktur Potsdam Institute for Climate Impact Research, Johan Rockström, hingga Chairman India Temasek sekaligus mantan CEO DBS, Piyush Gupta.
Rangkaian agenda AHY dimulai sejak Senin (18/5/2026) dengan menghadiri Opening Dinner Ecosperity Week 2026 yang menjadi ajang networking strategis para pemimpin bisnis, investor, pemerintah, dan tokoh global.
Baca juga : Rayakan Loyalitas Mitra, Rucika Hadirkan Perjalanan Apresiasi Premium ke Korea Selatan
Selanjutnya, pada Selasa (19/5/2026), AHY dijadwalkan melakukan courtesy meeting dengan Teo Chee Hean guna membahas peluang kerja sama strategis di bidang pembangunan infrastruktur berkelanjutan, ketahanan kawasan pesisir, konektivitas, hingga penguatan investasi Indonesia-Singapura.
Usai pertemuan tersebut, AHY juga dijadwalkan menyampaikan keynote address dalam sesi utama Innovation Day Plenary Ecosperity Week 2026 di Marina Bay Sands Convention Centre, Singapura. Dalam kesempatan itu, AHY mengangkat tema “From Coastlines to Common Ground: Building a Resilient and Sustainable Asia.”
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.