BREAKING NEWS
 

Secangkir Kopi Pemecah Sekat, Saat Kakorlantas & Driver Ojol Duduk Bersama

Reporter : HENDRAWAN KOSIM WIJAYA
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Sabtu, 30 Mei 2026 21:23 WIB
Foto: Korlantas Polri.

RM.id  Rakyat Merdeka - Suasana di Kopinan 24 Jam, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, pada Sabtu (30/5/2026), tampak berbeda dari biasanya. Ratusan pengemudi ojek online (ojol) dengan jaket khas berbagai platform memenuhi sudut-sudut kedai.

Namun, kali ini mereka bukan sedang menunggu pesanan, melainkan berkumpul untuk berdialog dan menikmati kopi bersama jajaran kepolisian dalam kegiatan bertajuk Polantas Menyapa.

Kegiatan yang diinisiasi Korlantas Polri bersama Satlantas Polres Jepara itu dihadiri langsung Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Agus Suryonugroho.

Turut hadir Direktur Lalu Lintas (Dirlantas)  Polda Jawa Tengah Kombes M. Pratama Adhyasastra serta Kapolres Jepara AKBP Hadi Kristanto beserta jajaran.

Baca juga : BINUS dan Odoo Perkuat Kolaborasi Talenta Digital dan Transformasi ERP

Pemilihan kedai kopi sebagai lokasi kegiatan menciptakan suasana yang lebih santai dan akrab. Dalam suasana tersebut, dialog antara aparat kepolisian dan masyarakat berlangsung tanpa sekat.

Dalam kesempatan itu, Kakorlantas Irjen Agus Suryonugroho menegaskan bahwa program Polantas Menyapa dan Melayani merupakan implementasi arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar anggota Polri semakin dekat dengan masyarakat.

“Kami ingin polantas tidak lagi dipandang semata-mata sebagai aparat penegak hukum yang kaku, tetapi sebagai sahabat, pelayan, dan mitra yang selalu hadir di tengah masyarakat,” ujar Agus.

Adsense

Ia berharap, kegiatan tersebut menjadi jembatan untuk memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara kepolisian dengan komunitas ojol.

Baca juga : Kakorlantas Ajak Ojol Jadi Pahlawan Keselamatan di Jalan

Menurutnya, komunitas ojol dan Polri memiliki peran yang sama dalam membangun budaya tertib berlalu lintas dan menjaga keselamatan di jalan raya.

Sementara itu, Kapolres Jepara AKBP Hadi Kristanto menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai ruang komunikasi dua arah agar polisi dapat mendengar langsung berbagai persoalan yang dihadapi para pengemudi di lapangan.

“Kami ingin mendengar keluh kesah, masukan, maupun kendala yang dihadapi rekan-rekan driver ojol. Bagi kami, mereka adalah mitra strategis dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di Jepara,” beber Hadi.

Pendekatan dialogis tersebut mendapat respons positif dari para peserta. Salah seorang pengemudi ojol yang hadir mengaku senang karena dapat berinteraksi langsung dengan jajaran kepolisian dalam suasana yang santai.

Baca juga : Polantas Menyapa Ojol Sukabumi, Kakorlantas Perkuat Kolaborasi

“Kami sangat berterima kasih. Lewat acara seperti ini, kami jadi tidak canggung untuk menyampaikan aspirasi dan kendala yang kami hadapi di jalan. Hari ini kami merasa benar-benar diperhatikan,” ujarnya.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap peran pengemudi ojol dalam mendukung ketertiban lalu lintas dan menjaga kondusivitas wilayah, Korlantas Polri bersama Polres Jepara juga menyerahkan bantuan sosial dan sarana kontak kepada para peserta.

Melalui kegiatan tersebut, Polri berharap hubungan dengan komunitas ojol semakin erat serta mampu membangun kesadaran bersama untuk menciptakan lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan.

Keakraban yang terjalin melalui secangkir kopi diharapkan menjadi fondasi bagi sinergi yang lebih kuat antara kepolisian dan masyarakat dalam menekan angka pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Jepara.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense