Dark/Light Mode

Polantas Menyapa Ojol Sukabumi, Kakorlantas Perkuat Kolaborasi

Kamis, 30 April 2026 07:44 WIB
Foto: Korlantas Polri.
Foto: Korlantas Polri.

RM.id  Rakyat Merdeka - Kakorlantas Polri turun langsung menyapa komunitas ojek online (ojol) dalam kegiatan “Polantas Menyapa” di Kabupaten Sukabumi, Kamis (30/4/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara Polri dan pengemudi ojol dalam meningkatkan keselamatan berlalu lintas.

Acara berlangsung di Naraca Social Space, Parungkuda. Dalam suasana santai namun penuh makna, Kakorlantas berdialog langsung dengan para perwakilan komunitas ojol.

Dalam arahannya, Kakorlantas menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam membangun budaya tertib lalu lintas. Pengemudi ojol dinilai memiliki peran strategis sebagai bagian dari mobilitas harian masyarakat sekaligus mitra dalam menciptakan keamanan dan keselamatan di jalan.

“Keselamatan lalu lintas adalah tanggung jawab bersama. Kolaborasi dengan komunitas ojol menjadi kunci untuk membangun kesadaran dan kepatuhan di jalan,” ujarnya.

Kakorlantas juga menyampaikan bahwa kehadirannya di Sukabumi merupakan bagian dari koordinasi pengamanan Hari Buruh. Ia memastikan distribusi dan pengawalan buruh dari Jawa Barat menuju Jakarta telah dipersiapkan dengan baik, termasuk pengaturan pergerakan bus di lapangan.

Baca juga : Peruri dan 14 BUMN Dorong Keberlanjutan Lewat Kolaborasi TJSL di Raja Ampat

“Pengamanan dan pengawalan sudah disiapkan secara matang. Pergerakan bus menuju Jakarta akan diatur agar berjalan aman dan lancar,” katanya.

Ia menegaskan, pendekatan Polri kini tidak lagi semata mengedepankan penindakan, melainkan mengutamakan pendekatan humanis melalui komunikasi dan silaturahmi.

Menurutnya, komunitas ojol kini telah menjadi sahabat Polri dan bagian dari upaya bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Ia juga mengapresiasi langkah jajaran kepolisian daerah yang telah membangun kolaborasi dengan berbagai komunitas ojol.

“Polantas tidak lagi hanya mengedepankan tilang, tetapi pendekatan hati. Komunikasi dan kolaborasi menjadi kunci. Ojol sudah menjadi mitra strategis dalam menjaga kamtibmas dan keselamatan lalu lintas,” ungkapnya.

Ia berharap sinergi antara Polri dan komunitas ojol dapat menjaga situasi tetap kondusif, khususnya di Sukabumi, sekaligus meningkatkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.

Baca juga : IPR: Penunjukan Qodari Pimpin Bakom Tepat, Perkuat Komunikasi Pemerintah

Dalam kesempatan tersebut, juga dipaparkan kebijakan “Polantas Menyapa Ojol” yang menegaskan bahwa ojol bukan sekadar objek penertiban, melainkan bagian dari solusi keselamatan melalui pendekatan humanis dan preventif.

Selain itu, peran asosiasi ojol didorong sebagai wadah untuk memperkuat koordinasi dan pembinaan. Berbasis pengalaman di lapangan, para pengemudi ojol juga diharapkan menjadi sumber informasi terkait kondisi lalu lintas secara real time.

Kegiatan ini dihadiri sejumlah perwakilan komunitas ojol di Sukabumi, antara lain GOCIB (Gabungan Ojol Cibadak), SOGRABIS (Solidaritas Grab Sukabumi), Booster (Baraya Online Sukabumi Parungkuda), serta LadyGrab (Perkumpulan Grab Wanita).

Perwakilan komunitas SOGRABIS, Ujang Sendi, menyambut positif kegiatan tersebut. Ia menilai kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antara pengemudi ojol dan kepolisian.

“Dengan adanya kegiatan ini, ojol dan kepolisian semakin menyatu. Kami memang sudah lama berharap ada forum seperti ini dan akhirnya terealisasi,” ujarnya.

Baca juga : Dilantik Jadi Kepala Bakom, Qodari Siap Perkuat Komunikasi Pemerintah

Ujang juga menilai pendekatan yang dilakukan Polantas kini lebih humanis dan mengedepankan komunikasi.

“Tidak lagi mengedepankan tilang, tetapi pendekatan hati. Harapannya ke depan hubungan ini semakin kuat dan kolaborasi semakin efektif,” tambahnya.

Dialog yang terjalin menjadi ruang terbuka bagi para pengemudi untuk menyampaikan aspirasi sekaligus memperkuat kemitraan antara Polantas dan komunitas ojol di lapangan.

Selain berdialog, Kakorlantas juga memberikan tali asih berupa paket sembako sebagai bentuk kepedulian terhadap para pengemudi ojol yang menjadi bagian penting dari transportasi harian masyarakat.

Program “Polantas Menyapa” diharapkan mampu menekan angka kecelakaan, meningkatkan kepatuhan berlalu lintas, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.