RM.id Rakyat Merdeka - Sebanyak 68 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK) mendapatkan pembekalan intensif melalui program Sarinah Pandu.
Inisiatif yang melibatkan 15 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini menjadi wujud nyata sinergi dalam memperkuat kapasitas usaha, meningkatkan daya saing, dan mendorong UMKM Indonesia naik kelas.
Program bertajuk Sarinah Pandu: Kolaborasi Pembinaan Mitra Binaan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK) BUMN tersebut diselenggarakan oleh PT Sarinah (Persero) di Four Points by Sheraton Medan pada Selasa (23/6/2026).
Melalui program ini, 68 UMKM binaan dari berbagai BUMN dipertemukan dalam satu wadah pembelajaran untuk memperkuat kemampuan bisnis dan memperluas peluang pengembangan usaha.
Mengusung semangat kolaborasi, Sarinah tidak hanya bertindak sebagai penyelenggara, tetapi juga menghadirkan materi pembelajaran yang disampaikan langsung oleh para profesional Sarinah yang berpengalaman dalam pendampingan UMKM, kurasi produk, pengembangan strategi branding, hingga perluasan akses pasar bagi merek lokal Indonesia.
Baca juga : DJ Una, Luluh Dengan Lelaki Sayang Anak Dan Keluarga
Dengan pendekatan berbasis pengalaman praktis, para peserta memperoleh wawasan yang aplikatif dan relevan untuk mengembangkan usaha mereka secara berkelanjutan.
Direktur Utama PT Sarinah (Persero) Raisha Syarfuan menegaskan bahwa pengembangan UMKM tidak cukup hanya melalui akses pembiayaan, tetapi juga membutuhkan penguatan kapasitas bisnis yang menyeluruh.
UMKM Indonesia memiliki potensi yang luar biasa. Namun, untuk dapat tumbuh secara berkelanjutan dan bersaing di pasar yang semakin kompetitif, dibutuhkan penguatan kapasitas bisnis yang menyeluruh.
"Melalui Sarinah Pandu, kami ingin berbagi pengalaman dan pengetahuan praktis yang selama ini kami terapkan dalam mengembangkan serta mengkurasi brand-brand lokal Indonesia," tuturnya.
"Kami percaya kolaborasi antar-BUMN akan menciptakan ekosistem pembinaan yang lebih kuat sehingga semakin banyak UMKM yang mampu naik kelas dan memiliki daya saing, baik di pasar domestik maupun global,” imbuh Raisha.
Baca juga : Lewat Budidaya Madu Kelulut, PLN EPI Dorong UMKM Kukar Naik Kelas
Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan mengenai tiga aspek fundamental dalam pengembangan usaha, yaitu literasi keuangan, legalitas dan sertifikasi, serta marketing dan branding.
Ketiga materi tersebut dirancang untuk menjawab berbagai tantangan yang umum dihadapi pelaku UMKM, mulai dari pengelolaan keuangan, pemenuhan aspek legalitas produk, hingga strategi membangun identitas merek yang sesuai dengan kebutuhan pasar.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Penata Kelola Perusahaan Negara Madya BP BUMN, Rugun Hutapea, Development Head Micro Business Development PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Antonius Aris Bangun Prasetyo, serta para pembina Program Mitra Binaan PUMK dari 15 BUMN yang terlibat dalam kolaborasi tersebut.
Rugun Hutapea menyampaikan apresiasi atas sinergi antar-BUMN dalam mendukung penguatan kapasitas UMKM nasional.
Dia menyebut, sinergi antar-BUMN dalam pembinaan UMKM merupakan langkah strategis untuk menciptakan dampak yang lebih luas.
Baca juga : BNI Perkuat Ekosistem Digital dan Pasar Global Dorong Ekonomi Nasional
"Melalui kolaborasi seperti ini, kami berharap semakin banyak pelaku UMKM yang mampu meningkatkan kapasitas usahanya, memperluas pasar, dan tumbuh menjadi usaha yang berkelanjutan. Pada akhirnya, pertumbuhan UMKM akan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus memberikan kontribusi bagi perekonomian nasional,” ujarnya.
Kolaborasi Sarinah Pandu melibatkan 15 BUMN, yakni PT Angkasa Pura Indonesia (Persero), PT Jasa Raharja, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero).
Lalu, PT Jasa Marga (Persero) Tbk, PT Kawasan Industri Medan (Persero), PT Kereta Api Indonesia (Persero), PT Pegadaian (Persero), PT Pelabuhan Indonesia (Persero), PT Perkebunan Nusantara IV, PT Pos Indonesia (Persero), PT Pupuk Iskandar Muda, PT Taspen (Persero), dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk.
Sebagai bagian dari transformasinya menjadi Cultural Experience Center berbasis ritel, PT Sarinah (Persero) terus memperluas perannya sebagai platform kolaborasi yang mendukung pertumbuhan merek lokal dan UMKM Indonesia.
Melalui Sarinah Pandu, Sarinah berkomitmen menghadirkan program pembinaan yang relevan, aplikatif, dan berkelanjutan guna memperkuat ekosistem UMKM nasional serta mendorong semakin banyak produk Indonesia mampu bersaing di pasar yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun global.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.