Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Sasa dan IPB Bersinergi Perkuat Rantai Pasok Kelapa Nasional
Rabu, 8 April 2026 08:02 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Sasa Inti (Sasa), produsen santan siap pakai berbahan dasar kelapa, menegaskan komitmennya dalam mendukung keberlanjutan ekosistem kelapa nasional melalui kolaborasi strategis bersama Institut Pertanian Bogor (IPB).
Fokus Group Discussion (FGD) bertajuk "Penguatan Kapasitas Sistem Rantai Pasok dan Model Kemitraan Penyediaan Bahan Baku Kelapa melalui Kerja Sama Pentahelix" menjadi wadah dialog multipihak untuk merumuskan strategi penguatan rantai pasok kelapa yang adaptif, berkelanjutan, dan inklusif.
Baca juga : Zulhas Ajak 20 Organisasi Pemuda Perkuat Peran Hadapi Ketidakpastian Global
Kelapa merupakan komoditas strategis bagi industri pangan Indonesia serta sumber penghidupan utama bagi ribuan petani di Sulawesi Utara, khususnya Kabupaten Minahasa Selatan, yang memiliki luas perkebunan mencapai 47.164 hektar dan total produksi sekitar 42.209 ton per tahun.
"Kelapa bukan hanya bahan baku industri, tetapi juga sumber penghidupan masyarakat. Karena itu, penguatan rantai pasok harus dirancang secara komprehensif agar mampu menjawab tantangan pasar sekaligus memberi nilai tambah yang adil bagi petani," ujar Snowerdi Sumardi, Chief Manufacturing Officer PT Sasa Inti dalam keterangan tertulis pada media, Rabu (8/4).
Baca juga : Usai Lawatan, Menteri Maman Siap Buka Rantai Pasok UMKM Indonesia ke China
Sasa telah merintis program pemberdayaan petani kelapa di Minahasa Selatan sejak 2024, yang mencakup penguatan kemitraan hulu-hilir, edukasi agronomi berbasis praktik modern, serta pendampingan petani dalam menjaga kesinambungan pasokan.
FGD ini diselenggarakan secara hybrid, dengan pertemuan luring di kawasan Taman Kencana, Bogor, serta partisipasi daring dari Manado dan Minahasa Selatan. Diskusi difokuskan pada penguatan kapasitas sistem rantai pasok, pengembangan model kemitraan berkelanjutan antara petani dan industri, serta eksplorasi peluang dukungan pendanaan dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP).
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya