BREAKING NEWS
 

Disampaikan Penasihat Prabowo

Layanan Haji 2026 Banyak Kemajuan

Reporter : FAJAR EL PRADIANTO
Editor : BAMBANG TRISMAWAN
Senin, 6 Juli 2026 07:00 WIB
Penasihat Khusus Presiden Bidang Haji Muhadjir Effendy saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji 1447 H/2026 M di Lapangan Makodau, Jakarta, Sabtu (4/7/2026). Foto: Kemenhaj

RM.id  Rakyat Merdeka - Penasihat Khusus Presiden Bidang Haji Muhadjir Effendy menilai, penyelenggaraan ibadah haji 2026 menunjukkan banyak kemajuan pada tahun pertama masa transisi Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj).

Berbagai pembenahan yang dilakukan Pemerintah menjadi fondasi penting untuk memperkuat tata kelola dan meningkatkan kualitas layanan haji pada musim-musim berikutnya.

Penilaian itu disampaikan Muhadjir saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji 1447 H/2026 M di Lapangan Makodau, Jakarta, Sabtu (4/7/2026). Muhadjir mengungkapkan, proses transisi kelembagaan berjalan sesuai arah yang diharapkan. Berbagai kebijakan yang ditempuh Kemenhaj dinilai berhasil memperkuat sistem penyelenggaraan haji secara bertahap.

“Ini tahun pertama proses transisi. Kebijakan-kebijakan yang diambil sudah berada di jalur yang tepat,” ujarnya dalam siaran pers Kemenhaj, Minggu (5/7/2026).

Mantan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan itu mengatakan, berbagai lompatan yang dilakukan selama masa transisi menjadi modal penting membangun ekosistem penyelenggaraan haji. Diharapkan nantinya bisa lebih terintegrasi dan berkelanjutan.

Dia menjelaskan, penyelenggaraan haji ke depan tidak cukup hanya berorientasi pada operasional tahunan. Yang lebih penting ialah membangun sistem yang mampu menjawab kebutuhan jemaah secara berkesinambungan.

Baca juga : Ara Target Bedah Rumah Warga Tuntas Tiga Bulan

“Lompatan pada masa transisi ini sudah sangat baik. Termasuk membangun ekosistem penyelenggaraan haji yang lebih terintegrasi,” katanya.

Muhadjir juga mengapresiasi kepemimpinan Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf bersama Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak mengawal proses transisi.

Dia menilai, sinergi yang dibangun seluruh jajaran menjadi faktor penting di balik meningkatnya kualitas pelayanan haji tahun ini.

“Kolaborasi yang dibangun telah menjadi modal penting meningkatkan kualitas layanan haji bagi masyarakat,” tegasnya.

Mochamad Irfan Yusuf meminta seluruh jajaran segera mengakhiri euforia atas keberhasilan penyelenggaraan haji 2026.

Adsense

Seluruh petugas diajak untuk memulai persiapan pelayanan haji musim berikutnya melalui evaluasi yang menyeluruh.

Baca juga : Gerindra Ingatkan Ancaman Terhadap Ketahanan Pangan

“Apresiasi sudah selesai. Saatnya kita mulai menyiapkan pelayanan haji tahun 2027,” ucapnya.

Gus Irfan, sapaan Mochamad Irfan Yusuf, menegaskan, Rakernas harus menjadi ruang evaluasi yang jujur. Seluruh persoalan yang ditemukan selama operasional haji perlu dibahas terbuka agar menjadi bahan penyempurnaan pelayanan.

Selain itu, evaluasi juga bukan untuk mencari kesalahan, melainkan memastikan setiap kekurangan dapat diperbaiki sebelum musim haji berikutnya.

“Evaluasi harus dilakukan secara jujur. Jangan ada persoalan yang ditutup-tutupi,” tegasnya.

Gus Irfan menyoroti penguatan layanan kesehatan jemaah dan pembenahan pelayanan di Mina sebagai dua agenda utama yang harus menjadi perhatian bersama.

Walaupun angka kematian jemaah berhasil ditekan sekitar 25 persen dibanding musim sebelumnya, Irfan menilai penguatan aspek istithaah kesehatan tetap menjadi pekerjaan besar.

Baca juga : Jaga Soliditas Internal, PSI Sulsel Siapkan Kader Hadapi Agenda Politik

“Kesehatan menjadi perhatian khusus. Penguatan istithaah kesehatan harus menjadi prioritas,” jelasnya.

Selain itu, pelayanan di Mina juga harus terus disempurnakan agar kenyamanan dan keselamatan jemaah Indonesia semakin meningkat.

“Perbaikan layanan di Mina harus menjadi perhatian bersama,” kata cucu pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH. Hasyim Asy’ari ini.

Sementara, Dahnil Anzar Simanjuntak menegaskan, transformasi kementerian harus diikuti perubahan budaya kerja yang lebih profesional dan berintegritas. Seluruh jajaran harus meninggalkan ego sektoral dan fokus memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah haji Indonesia.

“Mari kita mulai tradisi baru dan budaya kerja baru yang lebih baik,” ujar Wamen dari Partai Gerindra ini. JAR

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 4, edisi Senin, 6 Juli 2026 dengan judul "Disampaikan Penasihat Prabowo Layanan Haji 2026 Banyak Kemajuan"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense