BREAKING NEWS
 

Kemenhut Gandeng OceanX Teliti 7 Taman Nasional Laut Sesuai Arahan Presiden

Reporter : HENDRAWAN KOSIM WIJAYA
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Rabu, 22 Juli 2026 18:11 WIB
Foto: Kemenhut.

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) memperkuat upaya pengelolaan dan perlindungan tujuh taman nasional ekosistem laut melalui kolaborasi riset dengan lembaga riset global OceanX.

Kerja sama ini menjadi bagian dari pelaksanaan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat tata kelola kawasan konservasi berbasis data dan ilmu pengetahuan.

Komitmen tersebut disampaikan Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni saat menerima jajaran OceanX di Kantor Kementerian Kehutanan, Jakarta, Rabu (22/7/2026).

Pertemuan tersebut dihadiri CEO and Chief Science Officer OceanX Vincent Pieribone, Director of Science Partnerships Eric Chocat, Chief of Staff Davide Bergo, serta Head of Missions Roger Mayer.

Baca juga : Nekat Terjang Banjir Selama 3 Jam Demi Selamatkan Orangtua

Raja Juli menjelaskan, Kementerian Kehutanan mengelola tujuh taman nasional yang memiliki ekosistem laut dengan kekayaan biodiversitas tinggi, yakni Taman Nasional Wakatobi, Kepulauan Seribu, Takabonerate, Teluk Cenderawasih, Togean, Karimunjawa, dan Bunaken.

Selain itu, terdapat Taman Nasional Komodo yang memiliki kawasan konservasi darat dan laut.

Adsense

"Kami Kehutanan, tapi wilayah kami juga ada di laut, contohnya TN Komodo, TN Wakatobi, TN Kepulauan Seribu, TN Cenderawasih, TN Togean, total ada tujuh taman nasional. Kami terbuka untuk kolaborasi," ujar Raja Juli.

Menurutnya, Kementerian Kehutanan tidak hanya melakukan pemantauan dan evaluasi kawasan konservasi, tetapi juga menjalankan berbagai program pemulihan ekosistem laut, termasuk rehabilitasi terumbu karang.

Baca juga : Panglima TNI Siap Bantu Penanganan Sampah Sesuai Perintah Presiden

Karena itu, kolaborasi dengan OceanX diharapkan dapat memperkuat ketersediaan data ilmiah sebagai dasar pengelolaan kawasan konservasi.

"Pengelolaan kawasan konservasi laut harus didasarkan pada data dan riset ilmiah yang kuat. Kementerian Kehutanan berkomitmen meningkatkan pengelolaan taman nasional laut di Indonesia, termasuk memperkaya data dasar (baseline data), pemetaan bawah laut, hingga inventarisasi keanekaragaman hayati," tuturnya. 

Sementara itu, CEO and Chief Science Officer OceanX Vincent Pieribone mengatakan lembaganya telah melaksanakan dua misi penelitian di Indonesia dan saat ini tengah berfokus pada riset keanekaragaman hayati laut di Sulawesi Utara.

Melalui kerja sama tersebut, OceanX akan membantu pengumpulan data spasial dan biodiversitas di kawasan konservasi.

Baca juga : Sambut Hari Anak Nasional, Ancol Gratiskan Tiket Wahana Rekreasi

Seluruh data yang dihasilkan nantinya akan menjadi milik Kementerian Kehutanan sebagai dasar penyusunan kebijakan berbasis sains.

"Tujuan ekspedisi adalah mengumpulkan data spasial dan biodiversitas. Nantinya data ini dapat digunakan untuk pengambilan keputusan sehingga kebijakan yang dihasilkan benar-benar berbasis sains," ujar Vincent.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense