Dark/Light Mode

Nekat Terjang Banjir Selama 3 Jam Demi Selamatkan Orangtua

Rabu, 22 Juli 2026 07:28 WIB
Xie nekat menerjang banjir untuk selamatkan orangtuanya. (Foto: Via SCMP)
Xie nekat menerjang banjir untuk selamatkan orangtuanya. (Foto: Via SCMP)

RM.id  Rakyat Merdeka - Aksi nekat seorang pria berusia 30 tahun bernama Xie menyentuh hati jutaan warga China. Xie bersama seorang temannya nekat berenang selama tiga jam menggunakan ban truk, demi memastikan keselamatan orangtuanya di tengah banjir bandang.

Banjir besar terjadi Kota Qinzhou, Wilayah Otonom Guangxi Zhuang pada pertengahan Juli 2026. Bencana ini dipicu curah hujan ekstrem dan beberapa bendungan yang jebol yang berdampak pada hampir 400.000 warga.

Kepanikan Xie bermula ketika sang ibu menelepon. Ibunya mengabarkan, ayahnya yang berusia 63 tahun belum kembali setelah berusaha menyelamatkan hasil panen padi. Setelah itu, jaringan komunikasi di desa terputus akibat mati listrik.

Desa tempat tinggal orang tua Xie terisolasi. Genangan air bahkan setinggi lantai satu rumah. Xie tidak bisa tidur semalaman memikirkan kedua orangtuanya.

Baca juga : SIM Keliling Tangerang Kota Selasa 21 Juli, Cek di Sini Lokasinya

“Saya sangat khawatir ayah terseret arus banjir,” ungkap Xie, melansir South China Morning Post (SCMP), Sabtu (18/7/2026).

Tanpa berpikir panjang, dia dan temannya membeli dua ban truk di kota. Lalu, dia menerjang banjir menuju desanya yang berjarak 10 kilometer.

Perjuangan paling berat terjadi pada kilometer terakhir. Mereka membutuhkan waktu satu jam berenang menembus arus dingin dan dalam.

Setibanya di lokasi, Xie menemukan ayahnya terjebak di lantai atas rumah. Meski lega, dia tak bisa menahan amarahnya.

Baca juga : Tolong, 32 Ribu Orang Kena PHK

“Mengapa mempertaruhkan nyawa hanya demi beras?” ucap Xie kepada ayahnya saat baru tiba.

Pria itu pun menuntun sang ayah ke rumah mereka yang lain di area pegunungan yang aman. Giliran Xie yang dimarahi ibunya sambil menangis, melihat putranya datang dalam kondisi basah kuyup.

Xie mengakui, aksi tersebut sangat menguras tenaga dan membahayakan nyawanya.

“Meskipun sejak kecil saya terbiasa berenang, saya tetap merasa takut saat melintasi banjir yang sangat dingin,” ungkap Xie.

Baca juga : Jasa Marga Perkuat Transformasi Bisnis, Utamakan Layanan Pengguna

Kisah heroismenya viral di media sosial setelah video perjalanannya ditonton hampir dua juta kali. Banyak netizen mengagumi daya tahan fisik dan rasa sayang yang mendalam Xie kepada orangtuanya.

Video tersebut akhirnya dihapus oleh platform karena dinilai menampilkan tindakan berbahaya. Namun, aksi Xie tetap dipuji sebagai bentuk bakti seorang anak di tengah ancaman bencana alam.

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 14, edisi Rabu, 22 Juli 2026 dengan judul "Nekat Terjang Banjir Selama 3 Jam Demi Selamatkan Orangtua"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.