Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Spanyol Vs Uruguay, Kena Kartu Kuning Lagi, Pedri Out..!
- Kaesang Hadiri Rakorda PSI Mesuji, Saksikan Pelantikan Pengurus
- UNDIRA Gelar Pameran Fotografi 'Lens of Humanity', Tampilkan Karya 54 Mahasiswa
- Gelombang Anti-Imigran Di Afrika Selatan Memasuki Babak Baru
- IHSG Anjlok 2,73 Persen pada Sesi I, Tertekan Bursa Asia
Kemendikdasmen Dukung Beasiswa Internasional untuk Siswa Kalbar
Jumat, 26 Juni 2026 12:48 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah bersama mitra internasional memperkuat kerja sama lintas negara guna membuka akses pendidikan berkualitas sekaligus memperluas peluang kerja bagi generasi muda Indonesia.
Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Trilateral Program Beasiswa Pendidikan Internasional di Gedung SMA Negeri 1 Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (25/6/2026).
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti hadir menyaksikan langsung penandatanganan kerja sama tersebut yang melibatkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Yangzhou Polytechnic Institute, dan PT Konsumen Indonesia.
Sebanyak 10 siswa SMA Negeri 1 Pontianak yang sebelumnya berprestasi dalam ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI mendapatkan kesempatan menempuh pendidikan di China.
Program ini tidak hanya memberikan akses pendidikan tinggi di luar negeri, tetapi juga membekali peserta dengan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri global.
Baca juga : Kemenperin Panggil Manajemen Pakerin Klarifikasi Isu Operasional & PHK
Pada kesempatan tersebut, Abdul Mu’ti mengapresiasi sinergi berbagai pihak yang mendukung terwujudnya program beasiswa internasional tersebut.
“Sesuai dengan Asta Cita Presiden Prabowo yang keempat, kami menerjemahkan program-program beliau melalui visi terwujudnya pendidikan bermutu untuk semua dengan partisipasi semesta,” ujar Abdul Mu’ti.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Anggota Komisi II DPR RI M. Rifqinizamy Karsayuda, yang dinilai berperan dalam merintis program tersebut.
“Ini adalah contoh bagaimana seorang murid berbakti kepada almamaternya dan bagaimana seorang tokoh berbakti bagi bangsa dan negaranya,” tuturnya.
Menanggapi apresiasi tersebut, Rifqinizamy menjelaskan bahwa program ini terdiri atas dua skema beasiswa. Pertama, beasiswa pendidikan penuh hingga lulus, termasuk fasilitas tempat tinggal di asrama.
Baca juga : BSI Pastikan Persiapan Operasional Cabang Di Arab Saudi Makin Matang
“Studinya akan digratiskan sampai selesai. Mereka juga akan tinggal di asrama,” jelas Rifqi.
Menurutnya, para peserta tidak hanya mendapatkan ilmu pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter dan etos kerja yang menjadi ciri pendidikan di china.
Selain itu, tersedia skema kedua berupa ikatan kerja setelah lulus. Penerima beasiswa yang memiliki prestasi akademik baik akan mendapatkan kesempatan bekerja di PT Semen Conch Indonesia (Conch Group) setelah menyelesaikan pendidikan di Yangzhou Polytechnic Institute.
Program kerja sama ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja terampil di Kalimantan Barat.
Bidang studi yang ditawarkan meliputi teknik analisis kimia, konstruksi bangunan, mekatronika, serta pemasaran digital dan e-commerce.
Baca juga : Dirjen Keuda Kemendagri Dorong Basis Data Potensi Pajak untuk Perkuat PAD
Selain mengikuti perkuliahan, para peserta juga akan menjalani program magang industri guna meningkatkan pengalaman kerja dan kesiapan karier setelah lulus.
Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menyambut baik kerja sama tersebut dan menilai program ini membuka akses baru bagi generasi muda daerah untuk memperoleh pendidikan bertaraf internasional.
“Kepada anak-anak kami yang menerima beasiswa, manfaatkanlah kesempatan ini sebaik-baiknya. Belajarlah dengan sungguh-sungguh, jagalah nama baik daerah dan bangsa, serta pulanglah kelak membawa ilmu, pengalaman, dan semangat untuk membangun Kalimantan Barat yang lebih maju,” pesannya.
Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan mitra internasional ini diharapkan menjadi model pengembangan pendidikan vokasi yang inklusif dan berdaya saing global.
Melalui program tersebut, para penerima beasiswa akan dididik dengan standar internasional, memperoleh pengalaman industri secara langsung, serta dipersiapkan menjadi sumber daya manusia unggul yang mampu mendukung kemandirian ekonomi bangsa.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya