BREAKING NEWS
 

Bappenas Perkuat Kerja Sama Indonesia-Jerman untuk Percepat Transisi Energi

Reporter & Editor :
BAMBANG TRISMAWAN
Kamis, 20 Agustus 2026 13:16 WIB
Menteri PPN/Kepala BPN Rachmat Pambudy. (Dok. Bappenas)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Indonesia terus memperkuat implementasi transisi energi dengan mendorong pengembangan proyek, pembiayaan, dan investasi yang selaras dengan prioritas pembangunan nasional. Upaya tersebut salah satunya dilakukan melalui penguatan kerja sama Indonesia-Jerman.

Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menyampaikan hal itu saat memberikan pidato kunci dalam Indonesia Sustainable Energy Week (ISEW) 2026 di Jakarta, Rabu (19/8).

Menurut Rachmat, transisi energi Indonesia kini perlu memasuki tahap yang lebih konkret, yakni memastikan kebijakan yang telah disusun dapat diterjemahkan menjadi proyek yang jelas dan memiliki dukungan pembiayaan.

Baca juga : DEN Dorong Penguatan Keandalan Listrik dan Transisi Energi NTB

“Tahap berikutnya dari transisi energi Indonesia harus berfokus pada implementasi. Setiap kebijakan energi utama harus memiliki jalur proyek yang jelas. Setiap jalur proyek harus memiliki jalur pembiayaan. Dan setiap investasi harus berkontribusi langsung terhadap prioritas pembangunan nasional kita,” tegas Rachmat.

ISEW 2026 menjadi salah satu platform utama kerja sama energi Indonesia-Jerman. Forum tersebut mempertemukan dialog kebijakan tingkat tinggi dengan dunia usaha, pemanfaatan teknologi, serta pertukaran gagasan yang berorientasi pada investasi.

Adsense

Indonesia dan Jerman telah menjalin kerja sama jangka panjang dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, termasuk di sektor transisi energi. Kerja sama tersebut mencakup penguatan kebijakan, peningkatan kapasitas kelembagaan, bantuan teknis, hingga pengembangan dialog antarpemangku kepentingan.

Baca juga : Penemuan Minyak di Muara Sungai Amazon, Lula: Ini Paspor Masa Depan Brazil

Ke depan, Rachmat menilai kualitas kerja sama kedua negara perlu ditingkatkan agar semakin berorientasi pada investasi dan pelaksanaan proyek di lapangan.

“Kerja sama generasi berikutnya antara Indonesia dan Jerman harus bergerak dari pengetahuan menuju investasi, dari studi menuju proyek, serta dari dialog kebijakan menuju implementasi di lapangan,” ujarnya.

Komitmen serupa disampaikan Federal Minister for Economic Cooperation and Development Jerman Reem Alabali Radovan. Pemerintah Jerman menyatakan akan terus mendukung pengembangan investasi yang berorientasi pada kelestarian lingkungan.

Baca juga : Menimbang Motor Listrik Nasional: Antara Transisi Energi, Risiko Kemacetan, dan Keselamatan Jalan

Dukungan tersebut diharapkan memperkuat kerja sama yang telah terbangun sekaligus membuka lebih banyak peluang investasi dalam pembangunan berkelanjutan dan transisi energi di Indonesia.

Rachmat juga mengajak Indonesia dan Jerman memperluas kerja sama untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi bersama sekaligus mendukung terwujudnya pembangunan yang lebih hijau.

“Transisi energi tidak hanya menjadi bagian dari upaya menurunkan emisi, tetapi juga dapat menjadi mesin baru industrialisasi, memperkuat ketahanan energi, menciptakan peluang ekonomi baru di seluruh penjuru Indonesia, serta mendukung transformasi Indonesia menuju 2045 yang lebih cepat, tangguh, inklusif, dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense