RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto menegaskan, Indonesia tidak suka didikte dan tidak menginginkan adanya ketergantungan maupun tekanan dari kekuatan tertentu.
Dalam konteks tersebut, Presiden Prabowo menekankan pentingnya memperkuat kemandirian dan ketahanan suatu negara. Menurutnya, kekuatan sebuah negara berawal dari kemampuan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari pangan, energi dan pendidikan, hingga memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan.
Baca juga : Prabowo, Modi, Putin, Xi Berbincang Hangat Jelang Pembukaan KTT BRICS
Presiden Prabowo juga mengatakan, kebersamaan di antara negara-negara anggota BRICS akan memperkuat posisi dan ketahanan masing-masing negara.
“Kami tidak suka didikte oleh satu atau dua kekuatan tertentu. Kita harus tangguh dan kemudian kita akan benar-benar mandiri. Kami telah memperkuat fondasi kami untuk menjaga perdamaian dan membangun kepercayaan,” ujar Presiden Prabowo dalam pidatonya pada KTT BRICS di Bharat Mandapam, New Delhi, India, Sabtu (12/9/2026).
Baca juga : PM Modi Peluk Hangat Prabowo di KTT BRICS: Simbol Persahabatan Erat 2 Pemimpin
Menurut Presiden Prabowo, upaya memperkuat fondasi nasional tersebut penting agar setiap negara memiliki kemampuan untuk berdiri kokoh, memenuhi kebutuhan rakyatnya, serta berkontribusi dalam menciptakan perdamaian dan membangun kepercayaan di tingkat global.
Dengan fondasi yang kuat, Presiden Prabowo meyakini BRICS dapat terus memperluas dan memperkuat kerja sama di berbagai bidang yang berpengaruh langsung terhadap ketahanan negara-negara anggotanya. Salah satu bidang yang dinilai strategis adalah energi, khususnya melalui penguatan konektivitas sistem energi dan ketahanan energi antarwilayah.
Baca juga : Prabowo Hadiri KTT ke-18 BRICS Sebagai Anggota Penuh
“Energi adalah salah satu contoh yang jelas. Kita menghubungkan sistem energi kita dan memperkuat keamanan energi di seluruh wilayah untuk mendorong perekonomian kita, dan membangun ketahanan yang berkelanjutan,” papar Presiden Prabowo.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.