BREAKING NEWS
 

Akselerasi Bansos Digital

196 Ribu Agen Perlinsos Dikerahkan Ke Lapangan

Reporter : ALFIAN SIDIK
Editor : WIDIA SAPUTRA
Senin, 21 September 2026 06:55 WIB

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah terus mempercepat transformasi digital Perlindungan Sosial (Perlinsos) untuk memastikan penyaluran bantuan sosial (bansos) semakin tepat sasaran. Sebanyak 196 ribu Agen Perlinsos dikerahkan untuk membantu masyarakat mengakses layanan digital, khususnya bagi yang belum mampu melakukan pendaftaran mandiri.

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan, Agen Perlinsos menjadi salah satu ujung tombak dalam mempercepat digitalisasi layanan perlindungan sosial. Mereka membantu masyarakat melakukan pendaftaran, memasukkan data, serta memperbarui data penerima.

Namun, Agen Perlinsos tidak memiliki kewenangan menentukan siapa yang berhak menerima bansos. Mereka juga tidak bertugas menyalurkan bantuan, melainkan membantu masyarakat dalam proses pendaftaran dan pendataan.

“Agen adalah relawan, tidak dibayar dan tidak boleh memungut upah, tidak boleh memanipulasi data. Tugasnya hanya membawa data-data itu masuk dalam sistem digital kita,” ujar Gus Ipul dalam keterangan tertulisnya, Minggu (20/9/2026).

Pemerintah menargetkan sistem Perlinsos digital dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas. Saat ini, sekitar 4,8 juta keluarga telah melakukan pendaftaran. Jumlah tersebut ditargetkan meningkat menjadi 40 juta hingga 50 juta keluarga pada akhir 2026.

Baca juga : Gerindra Perkuat Konsolidasi Kader Hadapi Pemilu 2029

Di tengah masifnya sosialisasi Agen Perlinsos, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) mengingatkan masyarakat tidak mudah percaya terhadap informasi mengenai pelatihan maupun insentif untuk menjadi agen.

Deputi Bidang Transformasi Digital Pemerintah Kementerian PANRB, Cahyono Tri Birowo menegaskan, tidak ada penawaran pelatihan khusus, pendaftaran profesi, maupun insentif bagi masyarakat yang ingin menjadi Agen Perlinsos digital.

Menurut Cahyono, keterlibatan masyarakat dalam program tersebut merupakan bentuk kerelawanan dan kepedulian terhadap sesama. Karena itu, tidak ada pekerjaan khusus sebagai pendamping penerima bansos yang disertai imbalan tertentu.

Adsense

“Tidak benar adanya informasi mengenai penawaran pelatihan pembuatan Curriculum Vitae (CV) bagi calon Agen Perlinsos,” tegas Cahyono.

Dia juga menegaskan, tidak ada insentif bagi masyarakat yang mendaftarkan diri sebagai Agen Perlinsos. Masyarakat diminta berhati-hati terhadap pihak yang menawarkan pelatihan, pendaftaran khusus, atau meminta sejumlah biaya dengan mengatasnamakan program tersebut.

Baca juga : Rapat Perdana Kepengurusan Baru, Demokrat Aceh Ajak Kader Aktif Berbenah

Cahyono menjelaskan, transformasi Perlinsos dilakukan untuk membuat proses pendaftaran bantuan sosial lebih sederhana. Uji coba yang sebelumnya dilakukan di 43 kabupaten/kota akan diperluas menjadi 258 kabupaten/kota pada Oktober 2026.

Melalui sistem digital tersebut, masyarakat nantinya dapat melakukan pendaftaran menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan verifikasi wajah. Sejumlah tahapan dalam proses pengajuan dan verifikasi juga dipangkas sehingga layanan diharapkan lebih cepat dan mudah diakses.

Pemerintah menargetkan sistem Perlinsos digital diluncurkan secara nasional pada Oktober 2026. Sistem tersebut melibatkan sejumlah kementerian dan lembaga, antara lain Kementerian Sosial, Kementerian PANRB, Kementerian Komunikasi dan Digital, serta lembaga terkait lainnya.

Sebelumnya, Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengajak masyarakat ikut menjadi Agen Perlinsos untuk membantu warga mendaftar maupun memperbaiki data penerima bansos secara digital.

Pemerintah ingin memastikan digitalisasi bansos tidak meninggalkan masyarakat yang belum terbiasa menggunakan teknologi. Agen Perlinsos diharapkan menjadi jembatan antara sistem digital pemerintah dan masyarakat di tingkat bawah.

Baca juga : InJourney Siapkan Camping Ground & 66 Extra Flights

Masyarakat juga diminta tidak menjadikan program tersebut sebagai peluang bisnis dengan menawarkan jasa pendaftaran atau pelatihan berbayar.

Semangat utama Agen Perlinsos adalah gotong royong dan kepedulian agar transformasi digital perlindungan sosial benar-benar memudahkan akses bansos sekaligus memperbaiki akurasi data penerima. ASI

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 5, edisi Senin, 21 September 2026 dengan judul "Akselerasi Bansos Digital 196 Ribu Agen Perlinsos Dikerahkan Ke Lapangan"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense