Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Pastikan Kabinet Terus Bekerja, Prabowo: Kita Dituduh Kurang Komunikasi
Minggu, 20 September 2026 08:51 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto memastikan Kabinet Merah Putih terus bekerja demi rakyat. Kepala Negara juga membantah tuduhan bahwa Pemerintah kurang berkomunikasi.
Hal itu disampaikan Presiden Prabowo saat menghadiri puncak acara Hari Ulang Tahun (HUT) PAN ke-28, di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Jumat (18/9/2026) malam. Prabowo tiba di lokasi acara pukul 19.05 WIB didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Keduanya mengenakan setelan batik lengan panjang bermotif biru dan pin Merah Putih yang tersemat di dada masing-masing.
Kedatangan Prabowo dan Gibran disambut Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas). Mereka kemudian masuk ke ruangan acara. Di dalam ruangan, para kader PAN kompak meneriakkan nama Prabowo.
Prabowo lalu menyalami para kader PAN, sejumlah ketua umum partai politik, dan anggota Kabinet Merah Putih yang sudah hadir lebih dulu. Setelah itu, Prabowo menuju kursi barisan depan.
Prabowo duduk sebaris dengan Gibran, Zulhas, Ketua Majelis Penasihat PAN Hatta Rajasa, Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia, Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar, Ketua MPR Ahmad Muzani, dan Ketua DPD Sultan Najamuddin.
Dalam pidatonya, Prabowo mengatakan, Pemerintah sempat dituding kurang berkomunikasi. Menurut Prabowo, tudingan tersebut muncul karena Pemerintah lebih berfokus bekerja dan mengejar penyelesaian berbagai persoalan masyarakat.
Baca juga : Keluarga 5 Jurnalis Sudah Ikhlas, Tapi Tetap Ikhtiar
“Keberhasilan kita banyak, karena kita kerja terus. Dua tahun ini kita dituduh kurang berkomunikasi karena kita kerja terus,” kata Prabowo.
Prabowo menegaskan, Pemerintah tidak bisa lagi menunda pekerjaan yang berkaitan langsung dengan kebutuhan rakyat. Karena itu, ia meminta jajaran Pemerintah terus bekerja menyelesaikan berbagai persoalan di lapangan.
“Kita ngejar. Rakyat tidak bisa menunggu lagi,” tegasnya.
Prabowo mencontohkan pembangunan infrastruktur dasar di desa. Menurut dia, jembatan-jembatan di desa harus segera dibangun, sekolah yang mengalami kerusakan juga harus segera diperbaiki.
Selain infrastruktur pendidikan, Prabowo menekankan pentingnya memperbaiki kesejahteraan guru dan hakim. Ia menyebut, perbaikan gaji hakim berkaitan dengan upaya Pemerintah memberantas korupsi di sektor peradilan.
“Gaji-gaji guru harus diperbaiki, gaji-gaji hakim harus diperbaiki karena kita mau menghabiskan korupsi. Kita tidak mau hakim-hakim kita disogok, kita tidak mau hakim-hakim kita dibeli,” tegasnya.
Baca juga : Hidup Selalu Ada Risiko, Yang Penting Bekerja Untuk Rakyat
Prabowo juga menyatakan, Pemerintah harus memberikan perhatian terhadap tenaga kesehatan, termasuk perawat dan dokter. "Perawat-perawat kita harus diurus, dokter-dokter kita harus diurus,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga memuji para menterinya sebagai orang-orang hebat. "Menteri-menteri saya hebat-hebat,” ucapnya.
Prabowo lalu berbicara mengenai banyaknya anggota kabinet yang berasal dari PAN. “Banyak yang pakai baju biru malam ini,” kelakarnya.
Saat ini, ada sembilan kader PAN yang duduk di pemerintahan. Mereka adalah Menko Pangan Zulkifli Hasan, Wamenko Pangan Hanif Faisol Nurofiq, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Menteri Desa dan PDT Yandri Susanto, Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya, dan Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata, Zita Anjani.
“Waduh, ini banyak. PAN ini banyak. Boleh juga manuver PAN ini,” kelakar Prabowo.
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan memastikan, PAN selalu mendukung Prabowo. PAN istiqomah berada di barisan Prabowo sejak Pilpres 2014 hingga 2024.
Baca juga : BI Masih Punya Ruang Bernapas
“Kebersamaan PAN dan Pak Prabowo telah melewati sejarah panjang dan berliku. Tidak hanya satu musim Pemilu Presiden, tapi sudah puluhan tahun berjuang bersama-sama,” kata Zulhas.
Karena itu, kata dia, PAN tidak perlu lagi membuktikan kesetiaan bersama Prabowo. Zulhas lantas mengenang salah satu momentum ketika PAN tetap mendukung Prabowo, meski hanya dengan Gerindra.
“Saya ingat terakhir pada waktu teman-teman berpikir panjang bersama Gerindra, saya datang ke Kantor Menhan di tempat Bapak. Pak, walaupun Gerindra sendiri, kami bersama Bapak. Kita tuntaskan cita-cita perjuangan Bapak,” ucap Zulhas.
Zulhas menambahkan, kebersamaan PAN dan Prabowo dibangun atas kesamaan nilai dan cita-cita dalam membangun Indonesia. Terutama terkait kedaulatan bangsa dan amanat Pasal 33 dan 34 UUD 1945.
"Baru Bapak yang bicara mengenai Pasal 33. Komitmen itu yang kita pegang teguh,” ucap Zulhas.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya