RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah menambah anggaran Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) sebesar Rp 1 triliun untuk mempercepat pembangunan desa pada 2027.
Tambahan dana itu akan difokuskan pada penguatan infrastruktur, pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), serta peningkatan daya saing produk unggulan desa hingga menembus pasar ekspor.
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto mengatakan, tambahan tersebut membuat pagu anggaran Kemendes PDT pada 2027 menjadi Rp 2,785 triliun. Namun, jumlah itu masih di bawah kebutuhan anggaran kementerian yang mencapai Rp 5,513 triliun.
“Dengan tambahan Rp 1 triliun, pagu alokasi Kementerian Desa menjadi Rp 2,785 triliun, masih menyisakan backlog sebesar Rp 2,728 triliun,” ujar Yandri dalam keterangan tertulisnya, Jumat (25/9/2026).
Menurut Yandri, tambahan anggaran tersebut akan dialokasikan untuk dua program utama. Sebesar Rp 848,48 miliar digunakan untuk program desa dan pembangunan daerah tertinggal. Sedangkan Rp 115,51 miliar dialokasikan untuk program dukungan manajemen.
Baca juga : Jamuan Trump Untuk Xi Mirip Kontes Kecantikan
Dana tersebut akan diarahkan pada sejumlah program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat desa. Prioritasnya, antara lain pembangunan sarana air bersih, peningkatan jalan dan jembatan desa, serta pembangunan dan rehabilitasi pasar desa.
Selain infrastruktur, Pemerintah akan memperkuat perekonomian desa melalui pengembangan BUMDes. Program tersebut mencakup pengembangan desa wisata dan desa tematik sebagai bagian dari upaya membuka sumber pertumbuhan ekonomi baru di tingkat desa.
Produk unggulan desa juga akan didorong masuk ke pasar yang lebih luas melalui program hilirisasi dan desa ekspor. Upaya itu diarahkan agar produk masyarakat tidak berhenti sebagai komoditas mentah, tetapi memiliki nilai tambah dan mampu menembus pasar internasional.
“Terima kasih atas segala dukungan pimpinan, para ketua dan wakil ketua dan seluruh anggota Komisi V DPR atas tambahan Rp 1 triliun untuk Kementerian Desa,” kata Yandri.
Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu menegaskan, tambahan anggaran tersebut akan digunakan untuk mengawal program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Setiap alokasi harus diarahkan pada kegiatan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat desa.
Baca juga : Wacana Baru Revisi UU Pemilu: Pileg & Pilpres Digelar Terpisah
Pembangunan sarana air bersih menjadi salah satu perhatian utama. Peningkatan konektivitas desa juga dilakukan melalui pembangunan dan peningkatan jalan serta jembatan.
Di sektor ekonomi, penguatan BUMDes menjadi salah satu instrumen untuk meningkatkan kemandirian masyarakat. Pengembangan desa wisata dan desa tematik diharapkan dapat membuka sumber pendapatan baru sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi lokal.
Sementara, hilirisasi produk unggulan melalui program desa ekspor diarahkan untuk meningkatkan nilai tambah hasil produksi masyarakat dan memperluas jangkauan pasarnya.
Selain itu, Pemerintah menyiapkan pembangunan dan rehabilitasi pasar desa serta peningkatan kapasitas masyarakat sebagai bagian dari penguatan pembangunan di tingkat desa.
Sebelumnya, Ketua Komisi V DPR Lasarus mengatakan, penetapan pagu anggaran Kemendes PDT 2027 merupakan hasil penyesuaian Rencana Kerja Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA K/L) berdasarkan pembahasan dengan Badan Anggaran DPR.
Baca juga : Pemerintah dan DPR Satukan Arah Kebijakan Ekonomi dan Keuangan
Dalam pembahasan sebelumnya, Kemendes PDT memperoleh pagu indikatif sebesar Rp 1,785 triliun. Kemudian, berdasarkan hasil pembahasan Badan Anggaran DPR bersama Pemerintah pada 9 September 2026, kementerian mendapat tambahan Rp 1 triliun. Dengan demikian, pagu akhir Kemendes PDT menjadi sekitar Rp 2,785 triliun.
Lasarus mengatakan, penetapan tersebut sekaligus mengakhiri rangkaian pembahasan RKA K/L bersama mitra kerja Komisi V DPR untuk tahun anggaran 2027 yang telah berlangsung sejak Mei 2026. ASI
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 5, edisi Sabtu, 26 September 2026 dengan judul "Anggaran Kemendes PDT Ditambah Rp 1 Triliun Infrastruktur Desa Dan BUMDes Dikebut"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.