BREAKING NEWS
 

Digitalisasi Bansos Diperluas

Gus Ipul Ajak Masyarakat Menjadi Agen Perlinsos

Reporter : SUSILO YEKTI
Editor : WIDIA SAPUTRA
Selasa, 29 September 2026 06:55 WIB
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul. Foto: Dok. Kemensos

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Sosial (Kemensos) membutuhkan lebih banyak Agen Perlindungan Sosial (Perlinsos) untuk membantu masyarakat mengakses layanan digital bantuan sosial (bansos). Kehadiran mereka dinilai penting untuk menjembatani masyarakat yang belum mampu menggunakan layanan digital secara mandiri.

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan, kebutuhan terhadap pekerja sosial semakin besar, baik untuk mengabdi di lingkungan pemerintahan maupun lembaga nonpemerintahan. Hal itu disampaikan saat mewisuda 372 lulusan Politeknik Kesejahteraan Sosial Bandung di Sasana Budaya Ganesa (Sabuga), Kota Bandung, Senin (28/9/2026).

Menurutnya, kebutuhan terhadap Agen Perlinsos juga meningkat seiring penerapan digitalisasi bansos. Melalui mekanisme tersebut, masyarakat dapat mendaftarkan atau mengajukan diri sebagai calon penerima bantuan secara digital. Setelah pendaftaran, calon penerima akan menjalani proses verifikasi secara mendalam untuk menentukan kelayakannya sebelum bantuan diberikan.

Baca juga : Golkar Hormati Kritik Parpol Nonparlemen

Dalam penerapannya, masyarakat dapat meminta pendampingan Agen Perlinsos untuk melakukan pendaftaran bansos secara digital.

“Sebab itu, kami mengundang masyarakat luas untuk bersedia menjadi relawan atau Agen Perlinsos,” ujar Gus Ipul.

Adsense

Dia menjelaskan, kehadiran Agen Perlinsos sangat dibutuhkan karena belum seluruh masyarakat mampu mengakses layanan digital secara mandiri. Pengalaman di Banyuwangi menunjukkan, kurang dari 10 persen masyarakat dapat melakukan pendaftaran secara mandiri saat uji coba berlangsung. Sementara sebagian besar lainnya masih membutuhkan bantuan Agen Perlinsos untuk menyelesaikan proses pendaftaran.

Baca juga : PBB Sultra Rampungkan Struktur Kepengurusan

Mantan Wakil Gubernur Jawa Timur itu mengatakan, pada Oktober 2026, uji coba digitalisasi bansos akan diperluas. Karena itu, kebutuhan terhadap agen pendamping masyarakat menjadi semakin penting.

“Bulan Oktober 2026, uji coba itu diperluas lebih dari 250 kota. Kami berharap akhir tahun nanti data di seluruh kabupaten/kota sudah masuk dan dapat menyelenggarakan apa yang kita sebut dengan digitalisasi bansos,” bebernya.

Dijelaskan, digitalisasi bansos yang tengah dikebut tersebut dijalankan tim yang dibentuk atas arahan Presiden Prabowo Subianto. Tim tersebut berada di bawah kepemimpinan Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan, dengan Kemensos sebagai salah satu anggotanya.

Baca juga : BI Minta DANA Investigasi & Perkuat Sistem Transaksi

Kemensos, lanjut Gus Ipul, ingin menghadirkan data yang akurat melalui digitalisasi bansos. Dengan demikian, penyaluran bantuan dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran.

“Data kami harapkan yang masuk itu diproses, sehingga kami memiliki data yang lebih akurat untuk menentukan apakah seseorang layak mendapatkan bansos atau tidak,” pungkasnya. SSL

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 5, edisi Selasa, 29 September 2026 dengan judul "Digitalisasi Bansos Diperluas Gus Ipul Ajak Masyarakat Menjadi Agen Perlinsos"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense