BREAKING NEWS
 

Pesan Dudung ke Sigit: KSP Harus Jadi Pemecah Sumbatan Program Presiden

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : UJANG SUNDA
Senin, 5 Oktober 2026 17:11 WIB
Menko Polkam Dudung Abdurachman. (Foto: Tedy O Kroen/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Jenderal Listyo Sigit Prabowo mendapat tugas baru sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP) menggantikan Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman yang didapuk menjadi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam). Serah terima jabatan keduanya digelar di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Negara, Jakarta, Senin (5/10/2026). 

Kepada Sigit, Dudung mengatakan, pekerjaan KSP cukup berat. KPS harus menjadi penghubung ketika program Pemerintah menghadapi berbagai hambatan.

Baca juga : Bambang Rukminto: Ubah Kultur Organisasi, Bukan Sekadar Pergantian

"Yang pertama, KSP harus mengawal program-program prioritas Presiden, program unggulan Bapak Presiden. Kemudian, program yang berkaitan dengan strategi nasional," kata Dudung, dalam sambutannya, dalam serah terima jabatan tersebut.

Adsense

Menurut Dudung, banyak persoalan di kementerian dan lembaga yang tidak bisa diselesaikan secara teknis. Dalam kondisi seperti ini, KSP harus turun tangan mempertemukan pihak-pihak terkait untuk mencari jalan keluar.

Baca juga : Nasir Djamil: Usianya Relatif Muda, Akan Lebih Progresif

Ia mencontohkan persoalan eksplorasi sumur gas dengan petani tebu di Lampung, hingga pasokan batu bara untuk pembangkit listrik yang sempat terancam terganggu. 

Dudung mengatakan, KSP memiliki ruang untuk memanggil berbagai pihak. Mulai dari kementerian, kepolisian, kejaksaan, hingga TNI, untuk memastikan program prioritas nasional berjalan sesuai target. Karena itu, ia berpesan kepada Sigit agar berani mengambil keputusan ketika menghadapi persoalan yang berpotensi menghambat program pemerintah.

Baca juga : KOWANI Sampaikan Selamat untuk Dudung Abdurachman sebagai Menko Polkam

"Ciri pemimpin itu satu, Pak: berani mengambil keputusan. Kalau keputusan itu benar, bagus, segala masalah masih bagus dan berani bertanggung jawab," tegas Dudung.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense