Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Manchester Siap Jadi Tuan Rumah KTT G20 2027
- Laga Indonesia Vs Malaysia, Polri Siapkan Rekayasa Lalu Lintas & Kantung Parkir
- Siapkan 2.373 Personel, Polri Pastikan Keamanan & Kelancaran FIFA ASEAN 2026
- Indonesia Vs Malaysia, Garuda Siap Terkam Harimau Malaya
- PSS Sleman Terpuruk, Pieter Huistra Manfaatkan Jeda FIFA Matchday
Kapolri Ngaji Ke Gus Baha
Sinergi Ulama Dan Umara Kekuatan Bangun Bangsa
Senin, 28 September 2026 07:00 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengikuti Ngaji Kebangsaan bersama KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau yang akrab disapa Gus Baha di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an LP3IA, Rembang, Jawa Tengah, Sabtu (26/9/2026). Dalam kesempatan itu, Kapolri menekankan pentingnya sinergi ulama dan umara sebagai kekuatan menjaga persatuan serta membangun bangsa.
“Umara dan ulama memiliki sejarah perjuangan bersama dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan. Saat ini, kita juga memiliki tanggung jawab bersama untuk membangun bangsa,” kata Kapolri dikutip dalam keterangan resminya, Minggu (27/9/2026).
Eks Kapolda Banten ini mengatakan, peran ulama sangat penting dalam perjalanan bangsa. Ulama, kata dia, menjadi lentera sekaligus kompas yang memberikan arah, nasihat dan doa bagi bangsa dan negara.
Baca juga : Indonesia Hormati Keputusan Filipina
Polri memiliki tugas menjaga keamanan dan ketertiban, serta memberikan perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat.
Kondisi keamanan yang terjaga menjadi salah satu faktor penting agar berbagai agenda pembangunan dapat berjalan dengan baik.
Karena itu, Kapolri mengajak ulama dan umara terus memperkuat kebersamaan dalam menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Baca juga : 8 Parpol Nonparlemen Usul Threshold 1 Persen
“Mari umara dan ulama terus bergandengan tangan untuk menjaga persatuan, merawat NKRI dan mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur,” ajaknya.
Adapun Ngaji Kebangsaan diikuti 700 peserta secara langsung. Terdiri dari 100 Polwan, 300 Polki dan 300 santri.
Sementara, sebanyak 41.449 peserta mengikuti kegiatan secara virtual. Termasuk jajaran kepolisian dari berbagai wilayah Indonesia.
Baca juga : Resmi Berjaket PSI, Eks Calon Wali Kota Bandung Kepincut Kesuksesan Jokowi
Kehadiran santri dan personel Polri dalam satu ruang, ditambah keterhubungan puluhan ribu peserta secara virtual, menjadi simbol kebersamaan dalam merawat persatuan dan keberagaman Indonesia.
Kapolri mengajak seluruh elemen masyarakat terus menjaga persatuan dan menjadikan keberagaman sebagai kekuatan bangsa di tengah berbagai tantangan global.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya