BREAKING NEWS
 

Bebas Dari Pembajakan di Somalia

Menlu & Menko PMK Sambut 4 Kru Kapal MT Honour 25 di Bandara Soekarno-Hatta

Reporter : LARASATI DYAH UTAMI
Editor : FIRSTY HESTYARINI
Rabu, 7 Oktober 2026 11:10 WIB
Menlu Arrmanatha Nasir (kanan) dan Menko PMK Sugiono (kiri) saat menyambut kepulangan empat kru kapal MT Honour 25 yang telah dibebaskan dari pembajakan di Somalia. Seluruh kru, didampingi Duta Besar RI Nairobi, tiba dengan selamat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Selasa (6/10/2026). (Foto: dok. Kemlu)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Luar Negeri memfasilitasi kepulangan empat kru kapal MT Honour 25 yang telah dibebaskan dari pembajakan di Somalia. Seluruh kru, didampingi Duta Besar RI Nairobi, tiba dengan selamat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (6/10/2026).

Setibanya di Indonesia, keempat kru disambut langsung oleh Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir dan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Sugiono.

Menko PMK Sugiono mengucap rasa syukur atas kepulangan keempat WNI setelah hampir enam bulan mengalami penyanderaan. “Setelah melalui perjalanan panjang, saudara-saudara kita bisa kembali dengan selamat ke Tanah Air, ke pangkuan keluarga mereka tercinta,” ujarnya. 

Menko PMK Sugiono juga akan memastikan tindak lanjut proses pemulangan, termasuk perawatan kesehatan bagi para WNI, dapat terlaksana dengan baik.

Baca juga : Jadi Menlu, Arrmanatha Prioritaskan Kepentingan Nasional dan Asta Cita

Terkait hal tersebut, Menlu Arrmanatha yang akrab disapa Tata menjelaskan, proses pembebasan memerlukan waktu panjang dan melibatkan diplomasi serta koordinasi dengan berbagai pihak.

“Sejak awal, Kementerian Luar Negeri telah melakukan diplomasi dengan berbagai pihak. Koordinasi kita tidak hanya dilakukan dengan Pemerintah Somalia dan pemilik kapal, tetapi juga dengan pemerintah-pemerintah yang warga negaranya ikut di dalam kru kapal,” papar Menlu Tata. 

Apresiasi Menlu Tata Kepada Menko PMK Sugiono

Adsense

Menlu Tata juga menyampaikan apresiasi kepada Menko PMK Sugiono, yang pada saat proses penanganan kasus masih menjabat sebagai Menlu.

“Pak Menko Sugiono, yang pada saat itu adalah Menteri Luar Negeri, langsung memimpin dan memberikan perhatian yang sangat tinggi dalam proses perundingan dan upaya-upaya pembebasan para ABK ini,” ujar Menlu Tata.

Baca juga : BKSAP Sambut Menlu Baru, Dorong Penguatan Diplomasi Bebas Aktif

Menlu Tata menyampaikan apresiasi kepada kapten kapal atas kepemimpinannya selama masa penyanderaan, serta kepada keluarga para kru atas kesabaran mereka selama hampir enam bulan menantikan kepastian mengenai kondisi anggota keluarganya.

Penyambutan dilanjutkan dengan prosesi serah terima kru kapal dari Kementerian Luar Negeri kepada perwakilan keluarga. Selanjutnya, seluruh kru dijadwalkan untuk melanjutkan perjalanan ke daerah asal masing-masing.

Sejak 21 April 2026, Kementerian Luar Negeri melalui Direktorat Pelindungan WNI dan KBRI Nairobi telah melakukan serangkaian upaya pembebasan kapal beserta seluruh krunya melalui koordinasi intensif dengan otoritas dan berbagai pihak di Somalia, serta pendekatan kepada perwakilan negara asal para kru. Upaya tersebut berujung pada pembebasan para kru pada 29 September 2026 melalui operasi yang dilakukan otoritas Puntland.

Selama proses penanganan, Kementerian Luar Negeri bersama Kementerian Perhubungan juga telah melaksanakan rangkaian kegiatan family engagement pada 5–7 Mei, 8–11 Juni, dan 15 September 2026 demi menjaga komunikasi dengan keluarga serta memastikan tersampaikannya informasi yang akurat mengenai perkembangan penanganan kasus.

Baca juga : J&T Express Buka Mini Drop Point di Terminal 2E Bandara Soekarno-Hatta

Kementerian Luar Negeri menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Somalia dan Otoritas Puntland, Kementerian Perhubungan, Komisi I DPR RI, Perwakilan RI terkait, pihak pemilik kapal, pemerintah negara asal kru lainnya, serta seluruh pihak yang telah mendukung proses pembebasan dan pemulangan para kru.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense