Dark/Light Mode

Erupsi Anak Krakatau

Penutupan Bandara Soekarno-Hatta Diperpanjang Hingga 17.30 WIB

Minggu, 6 September 2026 13:39 WIB
Ruang tunggu Terminal III Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang Banten. (Foto: IG)
Ruang tunggu Terminal III Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang Banten. (Foto: IG)

RM.id  Rakyat Merdeka - Penutupan sementara layanan penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang Banten terkait abu vulkanik Gunung Anak Krakatau diperpanjang hingga pukul 17.30 WIB.

Mengacu NOTAM A3348/26 (NOTAMR A3346/26) yang diterbitkan AirNav Indonesia, Bandara Soekarno-Hatta masih berstatus closed akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Baca juga : 373 Penerbangan Terdampak Erupsi Anak Krakatau, di Soekarno-Hatta 202

NOTAM terbaru berlaku mulai pukul 13.23 WIB, dengan estimasi dibuka kembali pada pukul 17.30 WIB pada 6 September 2026.

"NOTAM A3348/26 sekaligus menggantikan NOTAM A3346/26, yang sebelumnya menetapkan estimasi penutupan hingga pukul 13.30 WIB," kata EVP of Corporate Secretary AirNav Indonesia, Hermana Soegijantoro, Minggu (6/9/2026).

Baca juga : Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai Bandung, Bandara Husein Sastranegara Tutup

AirNav Indonesia melalui Indonesia Network Management Center (INMC) terus memantau perkembangan kondisi ruang udara dan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Pembaruan informasi aeronautika dilakukan sesuai perkembangan kondisi untuk mendukung keselamatan penerbangan.

Baca juga : Erupsi Anak Krakatau: 4 Bandara Perpanjang Tutup, 1 Baru Tutup, 1 Segera Tutup

AirNav Indonesia juga terus berkoordinasi dengan pemangku kepentingan penerbangan untuk memastikan informasi terkait kondisi ruang udara dan pelayanan navigasi penerbangan tersampaikan secara tepat waktu.

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.