BREAKING NEWS
 

Mardiah Senang Belanja di KDKMP Cipedak, Harga Kebutuhan Lebih Terjangkau

Reporter : FAJAR EL PRADIANTO
Editor : BAMBANG TRISMAWAN
Selasa, 20 Oktober 2026 17:14 WIB
Mardiah, 58 tahun, berbelanja minyak goreng dan gula di KDKMP Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Kamis (15/10/2026). Dok. Bakom

RM.id  Rakyat Merdeka - Mardiah tersenyum puas setelah berbelanja di Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Ibu rumah tangga berusia 58 tahun itu merasa terbantu karena bisa mendapatkan kebutuhan sehari-hari dengan harga terjangkau. Selisih harga tersebut membantunya menghemat pengeluaran rumah tangga dan memberi kesempatan untuk menyisihkan uang.

Pada Kamis (15/10/2026), Mardiah membeli minyak goreng dan gula pasir di gerai KDKMP yang tidak jauh dari tempat tinggalnya. Ia mengaku sudah beberapa kali berbelanja di koperasi tersebut, terutama setelah menyelesaikan kegiatan sehari-hari.

“Saya biasanya habis kegiatan suka mampir ke sini,” ujar Mardiah.

Menurut dia, harga barang di KDKMP lebih terjangkau dibandingkan gerai lain. Kondisi itu membuatnya memilih berbelanja di koperasi tersebut untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.

“Sangat membantu, harganya sangat terjangkau,” katanya.

Selain minyak goreng dan gula, Mardiah juga kerap membeli kopi, jajanan untuk cucunya, beras, hingga gas LPG 3 kilogram (kg). Harga gas bersubsidi yang dijual Rp16.000 per tabung menjadi salah satu hal yang menarik perhatiannya. Di gerai lain harganya Rp20.000.

Baca juga : Koperasi Desa Disiapkan Untuk Salurkan Bansos

Pengalaman serupa dirasakan Baron, 49 tahun, warga sekitar yang datang ke KDKMP Cipedak untuk membeli gas LPG. Ia mengetahui harga gas di koperasi tersebut lebih terjangkau setelah mendapat informasi dari istrinya.

Saat itu, Baron sedang menikmati kopi ketika istrinya memberi tahu bahwa gas di rumah telah habis. Istrinya menyarankan agar Baron membeli gas di KDKMP karena harganya lebih murah, sekaligus mengingatkannya untuk membawa kartu tanda penduduk (KTP). KTP digunakan sebagai syarat pembelian gas LPG 3 Kg. Pembelian LPG khusus masyarakat sekitar.

Baron mengaku senang karena memiliki alternatif tempat membeli kebutuhan rumah tangga dengan harga lebih terjangkau. "Sangat membantu. Bisa lebih hemat," ujarnya.

Ia berharap KDKMP terus beroperasi agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat di lingkungannya.

10.070 Gerai KDKMP Ikuti Pengoperasian Serentak

Adsense

Pengalaman Mardiah dan Baron menjadi gambaran manfaat yang diharapkan pemerintah melalui kehadiran KDKMP. Pada 15 Oktober 2026, sebanyak 10.070 gerai KDKMP mengikuti kegiatan pengoperasian serentak di sejumlah daerah di Indonesia.

Kegiatan tersebut mencakup wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Bali, DKI Jakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Banten, Lampung, dan Sumatera Selatan.

Baca juga : Perum Bulog & ID Food Pangkas Rantai Pangan

Salah satu gerai yang masuk dalam jaringan tersebut adalah KDKMP Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Gerai ini telah beroperasi sejak 28 Agustus 2026, sebelum kegiatan pengoperasian serentak 10.070 gerai pada 15 Oktober 2026.

Manajer KDKMP Cipedak Syahrul Alfian mengatakan, gerainya menyediakan sejumlah kebutuhan pokok dan barang bersubsidi dengan harga sesuai ketentuan pemerintah. Komoditas tersebut antara lain LPG 3 kg seharga Rp16.000 per tabung, beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Rp58.000 per 5 kg, minyak goreng MinyaKita Rp15.700 per liter, serta gula pasir Rp17.500 per kg.

Menurut Syahrul, kehadiran KDKMP disambut antusias masyarakat karena memberikan alternatif tempat untuk mendapatkan barang kebutuhan sehari-hari dengan harga terjangkau.

“Jadi, masyarakat sangat terbantu. Masyarakat yang biasanya beli (LPG) di sini,” jelas Syahrul saat ditemui, Kamis (15/10/2026).

KDKMP Cipedak menyediakan produk komersial dan bersubsidi yang dipasok PT Agrinas Pangan Nusantara, seperti LPG 3 kg, beras SPHP, MinyaKita, dan gula konsumsi.

Selain itu, koperasi turut memasarkan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) milik warga sekitar. Dengan demikian, KDKMP diharapkan tidak hanya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga membuka akses pemasaran bagi pelaku usaha setempat.

Baca juga : Trubus Rahardiansah: Sistemnya Harus Dipersiapkan Dulu

“Nah, UMKM ini dipasok dari masyarakat sekitar,” kata Syahrul.

Untuk memperluas jangkauan layanan, manajemen KDKMP Cipedak berencana memanfaatkan kanal digital. Masyarakat nantinya diharapkan dapat mengetahui ketersediaan barang dan melakukan pemesanan melalui WhatsApp atau media digital lainnya.

Koperasi juga berencana menyediakan layanan pesan antar pada waktu tertentu agar warga lebih mudah mendapatkan kebutuhan sehari-hari.

Selain menjual kebutuhan pokok, KDKMP juga melayani pembayaran listrik dan transfer uang. Ke depan, koperasi ini direncanakan menjadi salah satu saluran penyaluran bantuan sosial pangan pemerintah dan Program Keluarga Harapan (PKH).

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense