Dark/Light Mode

Permudah Akses Bantuan Ke Masyarakat

Koperasi Desa Disiapkan Untuk Salurkan Bansos

Minggu, 18 Oktober 2026 06:55 WIB
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul. Foto: Dok. Kemensos
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul. Foto: Dok. Kemensos

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah mulai mendorong penyaluran bantuan sosial (bansos) melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat.

Pelaksanaannya dilakukan secara bertahap, dengan memprioritaskan koperasi yang telah beroperasi dan siap melayani keluarga penerima manfaat. Skema ini diharapkan mempermudah akses bantuan. Terutama bagi warga yang selama ini harus menempuh perjalanan untuk menjangkau layanan perbankan.

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul meninjau operasional KDKMP di Desa Sidorejo, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Kamis (15/10/2026), untuk memastikan kesiapan koperasi dalam mendukung penyaluran bantuan Pemerintah.

Pria yang akrab disapa Gus Ipul itu mengatakan, penyaluran bansos melalui koperasi masih dalam tahap uji coba di sejumlah lokasi. Pemerintah akan memperluas pelaksanaannya secara bertahap setelah koperasi dinilai siap memberikan layanan.

“Insya Allah penyaluran bisa dilakukan di Koperasi Desa Merah Putih ini secara nasional. Jadi, kita mulai dari koperasi yang sudah siap dan beroperasi dulu,” ujar Gus Ipul.

Baca juga : NasDem Minta Pemerintah Tetapkan Kebakaran Hutan Sebagai Kejadian Luar Biasa!

Dalam kunjungan tersebut, Gus Ipul memeriksa kesiapan KDKMP Sidorejo yang telah dilengkapi manajer dan pegawai. Peninjauan dilakukan untuk memastikan koperasi mampu memberikan layanan kepada masyarakat, termasuk mendukung penyaluran bantuan Pemerintah.

Menurutnya, kesiapan operasional menjadi faktor penting sebelum penyaluran bansos diperluas. Pengelolaan koperasi perlu terus disempurnakan, baik dari sisi tata kelola maupun sosialisasi, agar masyarakat memahami layanan yang tersedia dan cara mengaksesnya.

“Ke depan, kita harapkan semakin sempurna dan semakin baik. Baik dari sisi tata kelola maupun sosialisasi kepada masyarakat,” kata mantan Menteri Negara Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal ini.

Salah satu dukungan yang disiapkan adalah penyediaan layanan perbankan di lingkungan koperasi. Dengan kehadiran agen bank, penerima manfaat diharapkan dapat mengakses layanan pencairan bantuan lebih dekat dari tempat tinggal mereka tanpa harus selalu mendatangi kantor cabang.

Direktur Kelembagaan PT Bank Negara Indonesia (BNI) Persero Tbk Eko Setyo Nugroho mengatakan, BNI telah mendukung layanan perbankan melalui jaringan Agen46 di 90 titik KDKMP yang beroperasi di Kabupaten Lamongan. Jaringan tersebut menjadi bagian dari dukungan perbankan terhadap rencana penyaluran bansos melalui koperasi desa.

Baca juga : Daya Beli Dan APBN Pacu Ekonomi Tumbuh 5,45 %

“Kami bekerja sama memasang Agen46 di KDKMP, sehingga masyarakat yang ingin mencairkan bansos bisa langsung ke KDKMP tanpa perlu datang ke kantor cabang BNI,” ujar Eko.

Kehadiran layanan perbankan tersebut diharapkan membuat pencairan bantuan lebih praktis. Namun, pelaksanaannya tetap membutuhkan kesiapan sistem transaksi, petugas, dan prosedur pelayanan agar penyaluran berlangsung tertib.

Bantuan yang berpotensi disalurkan melalui KDKMP antara lain Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT). Selama ini, penyaluran kedua bantuan tersebut menggunakan mekanisme yang melibatkan bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan PT Pos Indonesia, sesuai dengan ketentuan masing-masing program.

Sebelumnya, Gus Ipul menjelaskan bahwa Pemerintah masih mematangkan skema penyaluran bansos melalui koperasi bersama kementerian dan lembaga terkait. Salah satu opsi yang dibahas ialah menghadirkan layanan atau agen perbankan di koperasi sehingga proses penyaluran tetap melibatkan bank sebagai penyedia layanan transaksi.

Pemerintah juga menekankan pentingnya kesiapan infrastruktur, sumber daya manusia, dan ketersediaan barang. Karena itu, perluasan program tidak cukup hanya dengan memastikan koperasi memiliki bangunan, tetapi juga harus mempertimbangkan kemampuan pengelola menjalankan layanan secara berkelanjutan.

Baca juga : Golkar Siapkan Pemenangan Di Kawasan Timur Indonesia

Selain mendekatkan layanan bansos, KDKMP diharapkan menjadi tempat masyarakat memperoleh kebutuhan pokok. Di KDKMP Sidorejo, sejumlah barang yang tersedia antara lain sembako, Minyakita, pupuk, dan LPG tiga kilogram sesuai dengan ketentuan yang berlaku. ASI

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 5, edisi Minggu, 18 Oktober 2026 dengan judul "Permudah Akses Bantuan Ke Masyarakat, Koperasi Desa Disiapkan Untuk Salurkan Bansos"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.