BREAKING NEWS
 

Kemenag Terapkan Skema Murur dan Tanazul Sekaligus di Puncak Haji 2025

Reporter : NANA MAULANA
Editor : UJANG SUNDA
Kamis, 17 April 2025 20:19 WIB
Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief (Foto: MCH 2025)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Agama (Kemenag) akan menerapkan skema murur dan tanazul sekaligus pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 1446 H/2025 M. Langkah ini dilakukan untuk mengatasi kepadatan saat puncak haji di Mina dan Muzdalifah.

Murur adalah pelaksanaan mabit (bermalam) di Muzdalifah, usai wukuf di Arafah, dengan tetap di dalam bus bagi para lansia dan penyandang disabilitas. Mereka tidak turun seperti jemaah lain. Tujuannya, agar pergerakan mereka saat menuju Mina lebih gampang.

Baca juga : Kemenag Targetkan Indeks Kepuasan Jemaah Haji 2025 di Atas 2024

Sedangkan tanazul adalah sistem yang memungkinkan sebagian jemaah tidak mabit di tenda Mina, melainkan kembali di hotel yang dekat dengan Jamarat (lokasi lempar jumrah). Hal ini dilakukan untuk mengurangi kepadatan di Mina.

Adsense

“Pertama kalinya kita terapkan dua skema sekaligus: murur dan tanazul. Tahun lalu baru murur saja,” ujar Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag, Hilman Latief, di Asrama Haji Jakarta, Pondok Gede, Jakarta Timur, Kamis (17/4/2024).

Baca juga : Kemensos Akan Santuni 22 Korban Pohon Tumbang Saat Shalat Id di Pemalang

Hilman menuturkan, kebijakan murur dan tanazul ini telah dikaji. Selain itu, skema ini telah mendapatkan dukungan dari Pemerintah Arab Saudi dan disetujui ormas-ormas Islam besar di Indonesia. 

“Skema baru ini membutuhkan petugas dengan energi ekstra, karena semua harus berjalan tepat waktu dan akurat,” ujar Hilman.

Baca juga : Rayakan Lebaran yang Berkesan di Puncak dengan Glorious Eid Safari

Rencananya, pada musim haji tahun ini, akan ada 38.000 jemaah yang akan mengikuti skema tanazul. “Perkemahan di Mina hanya dipergunakan untuk melintas dan istirahat sejenak pada malam tanggal 10 Dzulhijjah,” tutup Hilman.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense