Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Pembangunan PSN Berjalan Lancar
6 Bendungan Topang Swasembada Pangan
Sabtu, 15 Maret 2025 07:00 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Waskita Karya (Persero) Tbk memastikan pembangunan 6 bendungan Proyek Strategis Nasional (PSN) berjalan sesuai rencana. Infrastruktur tersebut diyakini akan memberi dampak signifikan dalam mendukung target Pemerintah mewujudkan swasembada pangan dan energi.
Enam proyek bendungan PSN itu telah masuk dalam Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029.
Corporate Secretary Waskita Karya Ermy Puspa Yunita merinci progres dari keenam bendungan tersebut. Yakni pembangunan Bendungan Jragung (Jawa Tengah) sudah hampir rampung, realisasinya sudah di atas 87 persen.
“Progres pembangunan Bendungan Bener (Jawa Tengah) dan Mbay (Nusa Tenggara Timur) pun telah lebih dari 60 persen, masing-masing sebesar 64,25 persen dan 74,86 persen,” ungkapnya dalam keterangan resmi, Rabu (12/3/2025).
Baca juga : Penangkapan Duterte Dirayakan Aktivis HAM
Sedangkan progres Bendungan Tiga Dihaji (Sumatera Selatan), Karangnongko (Jawa Tengah), dan Cibeet (Jawa Barat) di bawah 50 persen. Ermy memastikan seluruh pengerjaan proyek tersebut berjalan sesuai rencana.
Waskita Karya merasa bangga menjadi bagian dari pembangunan PSN dan ikut mendorong program swasembada pangan Pemerintah, melalui pembangunan bendungan.
“Kami berkomitmen menyelesaikan semua proyek tersebut dengan tepat waktu dan mutu, agar bisa segera digunakan dan dimanfaatkan oleh masyarakat,” ucap Ermy.
Ia menekankan, bendungan merupakan proyek multifungsi yang memberikan banyak dampak positif.
Baca juga : Usut Tuntas Dan Hukum Berat Para Pelakunya
Bendungan Jragung misalnya, berfungsi menyuplai air ke Daerah Irigasi (DI) seluas 4.528 hektare (ha) di Kabupaten Demak dan Grobogan.
“Bendungan tersebut diperkirakan bisa meningkatkan produksi pertanian hingga tiga kali tanam, sehingga mendukung ketahanan pangan,” katanya.
Ermy menambahkan, bendungan berkapasitas tampung 90 juta meter kubik (m3) ini juga mampu mendukung ketahanan energi, karena berpotensi menjadi Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLMTH) berkapasitas sebesar 1.400 kilowatt (kw).
Bendungan senilai Rp 3 triliun tersebut, sambungnya, bisa pula dikembangkan menjadi objek pariwisata maupun agrowisata.
Baca juga : Manchester City Vs Brighton, The Citizens Kejar Zona Empat Besar
“Dengan begitu, dampaknya dapat dirasakan para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di sekitar lokasi, sekaligus meningkatkan perekonomian lokal,” tuturnya.
Selain Jragung, Bendungan Bener juga memiliki sejumlah manfaat. Bahkan digadang-gadang menjadi bendungan tertinggi di Indonesia, karena tingginya menembus 169 meter.
Tidak hanya mampu mengalirkan air ke lahan irigasi seluas 15.519 ha, bendungan senilai Rp 2,06 triliun itu mampu menampung air hingga 92 juta meter kubik (m3).
Bendungan Bener, lanjutnya, dapat menyuplai air baku untuk keperluan rumah tangga, kota, dan industri sebesar 1.500 liter per detik ke Kabupaten Purworejo, Kebumen, Kulon Progo, termasuk Bandara YIA (Bandar Udara Internasional Yogyakarta).
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya