BREAKING NEWS
 

RenewFeed Ubah 1,2 Ton Sampah Makanan Jadi Pakan Unggas

Reporter : NOVALLIANDY
Editor : SRI NURGANINGSIH
Jumat, 17 Oktober 2025 17:27 WIB
Para siswa yang terinspirasi mengubah limbah makanan menjadi pakan unggas. (Foto: Dok RenewFeed)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menurut Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN), limbah makanan menyumbang hampir 40 persen dari total limbah. Hal ini menyoroti kebutuhan akan tindakan yang segera dan kolektif.

Tiga siswa SMA asal Jakarta, yakni Sanat, Aditya, dan Akul Punj, melihat adanya kesenjangan.

Menyadari jumlah limbah makanan yang dihasilkan, mereka mendirikan RenewFeed, sebuah inisiatif nirlaba yang mengubah limbah makanan menjadi pakan unggas.

RenewFeed mengumpulkan sampah makanan dari sekolah mereka sendiri, restoran lokal, warung, dan hotel. Limbah yang mereka kumpulkan tidak lagi layak dikonsumsi oleh manusia, termasuk sisa sayuran dan buah, kulit, ampas, dan cangkang telur.

Setelah dikumpulkan, limbah ini dikeringkan, didehidrasi, dan dihancurkan menggunakan teknologi yang sedang dalam proses paten, menjadi pakan unggas siap konsumsi yang akan disumbangkan secara gratis kepada peternakan unggas kecil/berbasis komunitas.

Sejak memulai operasinya, mereka telah berhasil mengumpulkan lebih dari 1.200 kilogram limbah makanan dan mengubahnya menjadi 250 kilogram pakan unggas.

Kertabumi Recycling Center memiliki peternakan unggas kecil yang menjadi penerima hasil proses RenewFeed.

Baca juga : Tebang Tiang Monorel, Rasuna Said Bakal Disulap Jadi Kawasan Ikonik

Founder Kertabumi Recycling Center, Ikbal mengatakan, RenewFeed telah mengirimkan pakan unggas kepada kami setiap minggu selama 7-8 bulan terakhir.

Proyek ini menunjukkan bagaimana aksi iklim dan keamanan dapat berjalan beriringan.

"Saya bangga dengan Aditya, Akul, dan Sanat yang memimpin dengan penuh rasa ingin tahu dan kepedulian," ujar Ikbal dalam keterangannya, Jumat (17/10/2025).

Para pendiri RenewFeed, Sanat, Aditya, dan Akul Punj mengatakan, sejak kecil, keluarganya sangat memperhatikan agar tidak membuang-buang makanan, bahkan satu butir nasi pun tidak boleh terbuang.

"Kendati demikian, di kantin sekolah, restoran, pesta pernikahan, dan berbagai acara, kami melihat begitu banyak makanan yang terbuang sia-sia," ujarnya.

Adsense

Mereka menyadari bahwa peternakan ayam kecil atau berbasis komunitas kesulitan bertahan karena mahalnya biaya pakan.

"Dari situ, kami menyadari bahwa satu masalah bisa menjadi solusi bagi masalah lainnya. Setelah melakukan riset mendalam mengenai solusi berkelanjutan dan melalui berbagai tahap penyempurnaan serta prototipe," ujarnya.

Baca juga : Fixed, De Jong Tambah Masa Pengabdian Di Barcelona

Akhirnya mereka menemukan solusi yang memadukan kecintaan kami terhadap keberlanjutan dan teknologi.

RenewFeed beroperasi sepenuhnya dari rumah para pendirinya, di mana mereka mengelola setiap tahap prosesnya sendiri, menunjukkan komitmen mereka yang tinggi terhadap proyek ini.

Pakan ternak yang mereka hasilkan juga telah diuji SigLaboratory di Bogor, mencakup berbagai jenis bahan makanan umum yang mereka olah.

Melalui RenewFeed, Sanat, Aditya, dan Akul Punj berkomitmen untuk menciptakan ekosistem berkelanjutan dengan segala sesuatu dimanfaatkan sebaik mungkin dan memberi manfaat bagi banyak pihak.

Melalui berbagai upayanya, RenewFeed berkontribusi terhadap beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

RenewFeed terus menyempurnakan prosesnya dan mengumpulkan data untuk menunjukkan efektivitas modelnya.

Mereka juga mengadakan penggalangan dana melalui acara-acara seperti turnamen tenis. Saat ini, RenewFeed bekerja sama dengan restoran dan organisasi seperti Simetri Coffee Roasters, Sodexo dan Ismaya (kantin sekolah), Hotel Four Seasons Hotel, dan lainnya.

Baca juga : Pertiwi Muda Siap Tempur Lawan Makau di Laga Perdana

Manajer Kantin di sekolah mereka,  Reddy mengatakan, Sanat, Aditya, dan Akul sangat berdedikasi dan telah mengumpulkan limbah makanan setiap hari, yang seharusnya terbuang sia-sia.

Proyek mereka menyoroti pentingnya keberlanjutan dan ekonomi sirkular. Kami menghargai kerja keras dan upaya mereka.

“Di Four Seasons Hotel Jakarta, kami bangga mendukung changemakers muda seperti Sanat, Aditya, dan Akul. Kegiatan mereka melalui RenewFeed mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan," ujar Manager Hotel Four Season Jakarta Vishal Sanadhya dalam keterangannya, Jumat (17/10/2025).

Ia menambahkan, pihaknya sangat terinspirasi melihat bagaimana kreativitas dan tujuan dapat mengubah limbah makanan menjadi perubahan yang bermakna bagi komunitas dan planet.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense