RM.id Rakyat Merdeka - Lazismu Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengajak masyarakat menjadikan bulan Ramadan sebagai momentum memperkuat solidaritas sosial sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi umat. Ajakan itu disampaikan dalam agenda ZISKA Talks Tarhib Ramadan yang digelar di Jakarta, Kamis (12/2/2026).
Ketua Badan Pengurus Lazismu PP Muhammadiyah Ahmad Imam Mujadid Rais mengatakan, nilai ketakwaan dalam Ramadan perlu dimaknai tidak hanya dalam aspek spiritual, tetapi juga dalam praktik sosial sehari-hari.
“Pesan takwa itu mengajarkan kita untuk tetap berbuat baik dalam keadaan apa pun, bekerja dengan sungguh-sungguh, menjaga amanah, dan terus memperbaiki diri. Ramadan juga harus menjadi momentum konsolidasi kekuatan sosial umat,” ujar Mujadid Rais.
Baca juga : Luna Maya, Perjuangan Dan Air Mata Modal Bangun Usaha
Menurutnya, program Ramadan seperti pembagian takjil dan kado Ramadan perlu dirancang agar memberi dampak yang lebih luas, termasuk melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dengan cara itu, kegiatan berbagi selama Ramadan dapat ikut menggerakkan ekonomi masyarakat.
“Program takjil dan kado Ramadan perlu menjadi bagian dari pemberdayaan umat. Pelibatan UMKM bisa membantu perputaran ekonomi di tingkat lokal,” katanya.
Selain itu, Lazismu menekankan peran zakat sebagai instrumen dalam mendukung kesejahteraan dan keadilan sosial. Mujadid Rais menyebut zakat memiliki potensi mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat jika dikelola secara terstruktur dan berkelanjutan.
Baca juga : Nutella Ajak Keluarga Indonesia Rayakan Ramadan Bersama
Ia juga menyoroti pentingnya penguatan ketangguhan bencana melalui program Indonesia Siaga. Menurutnya, respons terhadap bencana perlu dilanjutkan hingga tahap rehabilitasi dan rekonstruksi agar pemulihan masyarakat dapat berjalan optimal.
“Respons kebencanaan tidak berhenti pada tanggap darurat. Perlu ada program rehabilitasi dan rekonstruksi yang berkelanjutan,” ujarnya.
Ke depan, Lazismu memfokuskan penguatan pada empat agenda, yakni penguatan ekosistem zakat nasional, digitalisasi tata kelola, pengembangan model ketangguhan bencana berbasis masjid dan komunitas, serta mendorong zakat sebagai bagian dari kebijakan kesejahteraan nasional.
Baca juga : Bank Jakarta Perkuat Pelita Jaya Di Ajang Kompetisi IBL 2026
Melalui momentum Ramadan, Lazismu berharap partisipasi masyarakat dalam zakat, infak, dan sedekah dapat semakin meningkat guna mendukung solidaritas sosial dan kesejahteraan bersama.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.