BREAKING NEWS
 

TikTok Ajak Masyarakat Inovasi Lewat Ide Hingga Aksi Lingkungan di Ruang Digital

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : SRI NURGANINGSIH
Rabu, 19 Agustus 2026 17:34 WIB
Foto: Dok. TikTok Indonesia

RM.id  Rakyat Merdeka - TikTok Indonesia mengajak masyarakat termasuk generasi muda, berkontribusi yang diwujudkan lewat ide, kreativitas, dan kepedulian yang dibagikan di ruang digital, belajar bersama dan menciptakan perubahan positif di lingkungan sekitar.

Masih di tengah peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, semangat berkontribusi bagi bangsa terwujud dalam berbagai bentuk. Termasuk yang telah dilakukan oleh tiga kreator muda di TikTok, Jerhemy Owen melalui gerakan pelestarian alam, Elsa Novia yang menghidupkan kembali sejarah dan budaya Tionghoa-Indonesia, serta Hendri Alejandro yang membuka peluang ekonomi bagi UMKM dan warga Desa Ibun, Bandung, lewat ekosistem afiliasi dan siaran langsung belanja.

Jerhemy Owen, kreator dan pemerhati lingkungan, membagikan konten seputar keberlanjutan sejak bergabung di TikTok pada 2020.

Lulusan Ilmu Lingkungan dari Avans University of Applied Sciences, Belanda, ini memanfaatkan platform untuk mengedukasi sekaligus mengajak masyarakat terlibat langsung dalam pelestarian alam.

Pada 2025, Owen meluncurkan gerakan Wenanam, dengan konsep sederhana setiap konten dibagikan sebanyak 15 kali, akan dikonversi menjadi satu pohon yang ditanam.

Respons masyarakat melampaui harapan, terkumpul lebih dari 10.000 bibit pohon yang kemudian ditanam di Kampung Cibulao, kawasan hulu Sungai Ciliwung, Kabupaten Bogor, bekerja sama dengan Kementerian Kehutanan, pemerintah daerah, dan WWF Indonesia.

Baca juga : Registrasi Nomor HP Pakai Wajah, Ruang Digital Makin Aman

“Aksi tersebut ini juga mendukung pemulihan lebih dari 24 hektare kawasan hutan serta menjaga keanekaragaman hayati setempat,” katanya dalam keterangan resmi, Rabu (19/8/2026).

Pada 2026, gerakan berlanjut lewat kampanye #PohonUntukAceh guna memulihkan kawasan hutan yang rusak akibat bencana banjir bandang dan longsor di akhir 2025.

Hingga Juli 2026, telah terkumpul 250.000 bibit pohon yang mulai ditanam di Hutan Lindung Tenggulun, Aceh Tamiang, bersama Peusangan Elephant Conservation Initiative (PECI) yang didukung WWF Indonesia dan komunitas lokal.

Kiprahnya membawa suara Indonesia ke panggung dunia. Pada 2024, Owen mewakili generasi muda Indonesia di COP29 di Azerbaijan, dan masuk dalam daftar TikTok Change Makers 2025.

Kini ia memiliki lebih dari 5 juta pengikut dan 280 juta suka, membuktikan konten sederhana dapat tumbuh menjadi gerakan kolaboratif yang berdampak nyata.

Adsense

Selanjutnya Elsa Novia fokus memperkenalkan sejarah dan budaya komunitas Tionghoa–Indonesia, khususnya Peranakan dan Cina Benteng. Awalnya ia membuat konten beragam, hingga video tentang tradisi peringatan wafat neneknya mendapat sambutan luas.

Baca juga : Menuju Indonesia Emas, Merdeka & Berdaulat Di Ruang Digital

“Sejak itu aku bertekad mengangkat sejarah dan budaya lewat gaya bercerita yang mudah dipahami generasi muda,” ucapnya.

Setiap konten disusun setelah meneliti berbagai sumber, termasuk diskusi dengan budayawan seperti Oey Tjin Eng, Udaya Halim, dan Hendra Lim.

Merespons antusiasme masyarakat, Elsa bersama ayahnya meluncurkan Benteng Walking Tour, wisata budaya berjalan kaki maupun naik kendaraan yang menjelajahi situs bersejarah di Kota Lama Tangerang dan kawasan Pecinan Glodok, Jakarta Barat.

“Selama tiga tahun, ribuan peserta ikut serta, sebagian besar mengetahui kegiatan tersebut lewat TikTok,” katanya.

Wisata ini juga mendukung pelaku kuliner dan UMKM lokal, dengan sistem sumbangan sukarela. Kini Elsa memiliki lebih dari 154 ribu pengikut dan 8,6 juta suka.

Lalu, Hendri Alejandro, memanfaatkan TikTok Shop by Tokopedia untuk memberdayakan warga Desa Ibun, Kabupaten Bandung.

Baca juga : Tutup E-Sports Kapolri Cup 2026, Kapolri Ajak Anak Muda Jaga Ruang Digital

Melihat banyak warga yang membuat produk perlengkapan bayi namun kesulitan menjangkau pasar luas, ia membangun akun Ibun Mall dan melatih warga menjadi penyiar siaran langsung, sehingga produk lokal dapat dipasarkan lebih luas.

“Inisiatif ini juga membuka peluang bagi kelompok rentan, termasuk tulang punggung keluarga dan warga yang sempat putus sekolah, bahkan membantu sebagian kembali melanjutkan pendidikan,” katanya.

Kini Ibun Mall telah memiliki 1,7 juta pengikut dan 2,9 juta suka, mendukung lebih dari 30 UMKM lokal serta bekerja sama dengan lebih dari 100 penyiar siaran langsung.

Hendri kemudian mendirikan Komunitas Host 1 Miliar yang beranggotakan lebih dari 300 kreator dari berbagai daerah, saling berbagi ilmu dan pengalaman.

Ia juga menjalin kerja sama dengan lebih dari 100 merek nasional untuk menyelenggarakan pelatihan strategi siaran langsung, pengembangan konten, hingga pemanfaatan sistem afiliasi. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense