BREAKING NEWS
 

Duta Besar Indonesia Untuk Jepang Heri Akhmadi

Kenalkan Tari Piring Di Keio University

Reporter : DIANANDA RAHMASARI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Sabtu, 21 Mei 2022 07:05 WIB
Dubes Heri Akhmadi (kanan) di hadapan mahasiswa Keio University. (Foto KBRI Tokyo)

 Sebelumnya 
Selain menyimak paparan kuliah umum, para mahasiswa juga berkesempatan belajar tari Piring dari Sumatera Barat yang dipandu Sri Sabarati Sulastini Kodrat. Dia pengajar Bahasa Indonesia di Kanda Institute of Foreign Language (KIFL) yang juga aktif berkesenian dengan membentuk Sanggar Tari Duta Melati.

Para mahasiswa Keio antusias belajar tari Piring yang juga diikuti oleh para staf pengajar di kampus tersebut. Mereka juga menampilkan tarian dengan diiringi lagu Ondel-ondel.

Baca juga : Ekonomi Indonesia Mulai Bangkit, Penjualan Listrik PLN Tumbuh 8,62 Persen

Sanggar Duta Melati juga memeriahkan acara dengan penampilan tari Puspanjali dari Bali oleh Yulia Rosa dan tari Piring oleh Riska Hapsari.

Dalam kesempatan tersebut, Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI Tokyo, Yusli Wardiatno bersama Sekretaris II Fungsi Penerangan, Sosial, dan Budaya (Pensosbud), Jurman Saputra Nazar memperkenalkan konsep Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan program Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA).

Baca juga : Reuni 3 Macan Kemayoran Di Bali United

Program tersebut dikenalkan kepada Wakil Rektor Bidang Kerja Sama Internasional dan Informasi Teknologi Motohiro Tsuchiya dan Kepala Kantor Kerja Sama Internasional Tomo Sato.

Pihaknya berharap, kunjungan tersebut akan menyerap lebih banyak perguruan tinggi di Negeri Sakura untuk menjadi mitra Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Baca juga : Pameran Indonesia Properti Expo Adakan Flash Sale Hingga 100 Juta

Motohiro Tsuchiya menuturkan, Keio University sangat berminat untuk mendaftar menjadi mitra Kemendikbudristek pada 2022 agar mahasiswa S1 Indonesia bisa memilihnya menjadi tujuan universitas dalam Program IISMA pada 2023.

“Program MBKM sangat menarik dan Jepang seharusnya belajar konsep ini dari Indonesia. Kami juga ingin mengirimkan mahasiswa Keio University untuk belajar di perguruan tinggi di Indonesia. Semoga ada beasiswa khusus dari Pemerintah Indonesia,” harap Tsuchiya.***

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense