Sebelumnya
Kepala Staf Pertahanan Laksamana Tony Radakin mengatakan, sekitar 6.000 tentara, pelaut, dan awak udara dari angkatan bersenjata Inggris ambil bagian dalam prosesi tersebut. Saat prosesi, di beberapa titik di sepanjang rute, mereka melakukan royal salute. Khalayak umum menyaksikan prosesi ini di tempat-tempat yang sudah disediakan di sepanjang rute.
“Ini adalah tugas terakhir kami untuk Yang Mulia Ratu dan ini adalah tugas utama pertama kami untuk Yang Mulia Raja Charles,” kata Radakin, dilansir BBC, kemarin.
Baca juga : Presiden AS Joe Biden: Inggris Beruntung, Memilikinya Selama 70 Tahun
Sampai di Kastil Windsor, prosesi dilanjutkan dengan ibadah. Dalam prosesi yang berlangsung pukul 16.00 waktu setempat, peti jenazah Ratu kemudian diturunkan ke rubanah kerajaan, diiringi lantunan lagu kebangsaan yang kini berjudul “God Save the King”.
“Pertunjukan musik di Kastil Windsor adalah sesuatu yang secara pribadi diminta oleh Ratu,” pernyataan Istana Buckingham.
Baca juga : 500 Pejabat Negara Sahabat Dan 2 Ribu Tamu Bakal Hadir
Pukul 16.45, ibadah pemakaman berakhir. Raja serta para anggota Keluarga Kerajaan meninggalkan kapel. Prosesi berlanjut sekitar pukul 19.30 malam. Ibadah diselenggarakan lingkaran dalam Keluarga Kerajaan. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.