BREAKING NEWS
 

Calon Kuat Raih Tiket Capres

Harris Kantongi Restu Elite Partai Demokrat

Reporter : DIANANDA RAHMASARI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Selasa, 23 Juli 2024 06:25 WIB
Kamala Harris (kiri), Gavin Newsom (tengah), dan Gretchen Whitmer disebut-sebut sebagai kandidat pengganti Joe Biden.

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Presiden Kamala Harris berpotensi besar menjadi sebagai calon presiden (capres) Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat. Arus dukungan kepada Harris, mengalir deras pasca Presiden AS Joe Biden mengundurkan diri dari pencalonan pada Minggu (21/7/2024).

Harris, politikus keturunan India mengaku sangat terhor­mat mendapat dukungan Biden untuk maju sebagai capres dari Partai Demokrat. Jika jalannya mulus dan terpilih, Harris men­jadi calon presiden wanita perta­ma di Negara Adi Daya tersebut. Dan juga akan mencatat sejarah sebagai seorang wanita dari keluarga keturunan Asia maju sebagai calon presiden.

“Atas nama rakyat Amerika, saya berterima kasih kepada Joe Biden atas kepemimpinannya yang luar biasa sebagai presiden Amerika Serikat dan atas puluhan tahun pengabdiannya bagi negara kita,” kicau Harris di akun Twitter pribadinya, Minggu (21/7/2024).

Baca juga : Hakim Persilakan KPK Usut Dugaan Kesaksian Palsu

“Niat saya adalah untuk mendapatkan dan memenangkan nominasi ini,” lanjutnya.

Sementara itu, calon presiden Partai Republik Donald Trump mengaku Harris sebagai lawan ringan. Dia yakin bakal menga­lahkan Harris dengan mudah.

Sesumbar Trump itu disampai­kan kepada CNN lewat telepon pada Minggu (21/7/2024) waktu setempat.

Baca juga : Sembako Mahal Lagi

Tidak ada aturan yang me­nyatakan bahwa wapres secara otomatis menggantikan capres jika terjadi pengunduran diri. Har­ris masih harus disahkan sebagai capres dalam Konvensi Nasional Demokrat pada 19-22 Agustus nanti. Selain Harris, nama kandi­dat lain yang muncul antara lain Gubernur negara bagian Califor­nia Gavin Newsom terus muncul.

Adsense

Politisi Demokrat berusia 56 ta­hun itu menepis kabar telah melaku­kan pembicaraan tentang pencalo­nannya sebelum Biden mundur. Tapi, ia juga tidak merahasiakan ambisinya maju sebagai capres.

Dalam beberapa bulan ter­akhir, ia telah meningkatkan perjalanan internasional dan menayangkan banyak iklan yang menggembar-gemborkan rekam jejaknya, dan menginvestasikan jutaan dolar dalam komite aksi politik, yang memicu spekulasi bahwa ia akan mencalonkan diri pada Pilpres 2028.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense