Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Tidak Suka Didikte Kekuatan Tertentu
- Hari Ke-6, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal di Selat Sunda
- Telkomsel Luncurkan Halo Optima Hadirkan Kuota Hingga 2.000 GB
- Luka Menalo Kecewa, Igor Tolic Minta Maaf
- Roll To Glory FIFA ASEAN Cup 2026 Meriahkan CFD Jakarta
Calon Kuat Raih Tiket Capres
Harris Kantongi Restu Elite Partai Demokrat
Selasa, 23 Juli 2024 06:25 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Presiden Kamala Harris berpotensi besar menjadi sebagai calon presiden (capres) Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat. Arus dukungan kepada Harris, mengalir deras pasca Presiden AS Joe Biden mengundurkan diri dari pencalonan pada Minggu (21/7/2024).
Harris, politikus keturunan India mengaku sangat terhormat mendapat dukungan Biden untuk maju sebagai capres dari Partai Demokrat. Jika jalannya mulus dan terpilih, Harris menjadi calon presiden wanita pertama di Negara Adi Daya tersebut. Dan juga akan mencatat sejarah sebagai seorang wanita dari keluarga keturunan Asia maju sebagai calon presiden.
“Atas nama rakyat Amerika, saya berterima kasih kepada Joe Biden atas kepemimpinannya yang luar biasa sebagai presiden Amerika Serikat dan atas puluhan tahun pengabdiannya bagi negara kita,” kicau Harris di akun Twitter pribadinya, Minggu (21/7/2024).
Baca juga : Hakim Persilakan KPK Usut Dugaan Kesaksian Palsu
“Niat saya adalah untuk mendapatkan dan memenangkan nominasi ini,” lanjutnya.
Sementara itu, calon presiden Partai Republik Donald Trump mengaku Harris sebagai lawan ringan. Dia yakin bakal mengalahkan Harris dengan mudah.
Sesumbar Trump itu disampaikan kepada CNN lewat telepon pada Minggu (21/7/2024) waktu setempat.
Baca juga : Sembako Mahal Lagi
Tidak ada aturan yang menyatakan bahwa wapres secara otomatis menggantikan capres jika terjadi pengunduran diri. Harris masih harus disahkan sebagai capres dalam Konvensi Nasional Demokrat pada 19-22 Agustus nanti. Selain Harris, nama kandidat lain yang muncul antara lain Gubernur negara bagian California Gavin Newsom terus muncul.
Politisi Demokrat berusia 56 tahun itu menepis kabar telah melakukan pembicaraan tentang pencalonannya sebelum Biden mundur. Tapi, ia juga tidak merahasiakan ambisinya maju sebagai capres.
Dalam beberapa bulan terakhir, ia telah meningkatkan perjalanan internasional dan menayangkan banyak iklan yang menggembar-gemborkan rekam jejaknya, dan menginvestasikan jutaan dolar dalam komite aksi politik, yang memicu spekulasi bahwa ia akan mencalonkan diri pada Pilpres 2028.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya