RM.id Rakyat Merdeka - Dubes RI untuk Bulgaria merangkap Albania dan Makedonia Utara, Iwan Bogananta memfasilitasi kunjungan Rektor Institut Parawisata dan Bisnis Internasional Bali (IPBI), Dr. I Made Sudjana dan perusahaan/agensi penyalur tenaga kerja Indonesia, Direktur PT Bali Duta Mandiri (BDM), Dr. I Nyoman Gede Astina dengan agensi tenaga kerja dan perusahaan pengguna (user) Bulgaria.
Kunjungan Rektor IPBI ke Bulgaria merupakan tindak lanjut dari pertemuan Dubes Iwan dengan jajaran IPBI dan PT BMN pada Juni lalu dalam rangka menjajaki peluang bagi lulusan IPBI untuk bekerja di sektor formal di wilayah akreditasi KBRI Sofia, Jumat (30/8/2024).
IPBI merupakan salah satu kampus terbaik pariwisata dan bisnis yang menghasilkan lulusan yang memiliki kompentensi dan mampu bersaing di dunia kerja, baik di dalam negeri maupun luar negeri.
Dalam perkembangannya, IPBI melengkapi dirinya dengan mendirikan agensi, yaitu PT BDM yang berfungsi menyalurkan lulusan IPBI kepada user, khususnya user di luar negeri.
Dubes Iwan Bogananta dalam keterangan persnya menjelaskan bahwa kunjungan IPBI dan PT BDM adalah dalam rangka menjajaki kemungkinan kerja sama pengiriman tenaga kerja Indonesia ke Bulgaria.
”Saya dan tim KBRI Sofia mengundang IPBI dan PT BDM untuk datang ke Sofia dalam rangka menjajaki kerja sama menyalurkan tenaga kerja Indonesia," ujar Dubes Iwan dalam keterangannya, Sabtu (31/8/2024).
Baca juga : Kejaksaan Buka Lowongan 389 Tenaga Kesehatan di Seleksi CPNS 2024
Dubes Iwan menambahkan, IPBI dan PT BDM bertemu langsung dengan user dan juga agensi Bulgaria untuk saling bertukar informasi, mengetahui prosedur dan mekanisme pengiriman tenaga kerja ke Bulgaria.
Lebih lanjut Dubes Iwan mengatakan, saat ini Bulgaria dihadapkan dengan situasi kekurangan tenaga kerja yang cukup besar.
Hal ini terjadi disebabkan angkatan kerja Bulgaria, khususnya lulusan perguruan tinggi, lebih memilih bekerja ke wilayah Eropa Barat dikarenakan gaji yang ditawarkan lebih besar dibandingkan di Bulgaria.
Lebih kurang 400 ribu tenaga kerja dibutuhkan untuk mengisi kekurangan tenaga kerja di semua sektor, baik pertanian, konstruksi, perhotelan, pariwisata dan lainnya.
”Ini merupakan peluang besar yang bisa ditangkap oleh Indonesia untuk menambah lapangan pekerjaan yang saat ini terbatas di dalam negeri," ujar Dubes Iwan.
Menurutnya, momentum ini perlu dimanfaatkan segera agar tidak ketinggalan dengan pekerja yang berasal negara lainnya.
Baca juga : Hadir di FERBI 2024, Peruri Mantapkan Peran Sebagai Penjaga Produk Vital Negara
"Kami akan mencermati pengiriman pekerja migran Indonesia ke Bulgaria dengan saling memperhatikan dan menghormati peraturan dan ketentuan yang berlaku di kedua negara,” ujar Dubes Iwan.
Direktur PT BDM, Dr. I Nyoman Gede Astina, yang juga Chairman of the Dharma Widya Ulungun Foundation, menyampaikan terima kasih dan apresiasinya kepada Dubes RI Bulgaria yang begitu inovatif dan mampu menangkap peluang.
”Rencana kunjungan ini sebagai tindak lanjut kunjungan Dubes Iwan Bogananta ke IPBI di Bali. Kami datang untuk mempresentasikan kapasitas dan potensi IPBI beserta alumni kami kepada user dan agensi Bulgaria," ujar Astina.
Menurutnya, lulusan IPBI sudah tersebar bekerja di beberapa negara, antara lain di Jepang, Amerika, Australia, Selandia Baru dan ke depan kami menargetkan Bulgaria sebagai tujuan menyalurkan tenaga kerja dari Indonesia.
”Pertemuan hari ini dengan beberapa pemilik hotel dan juga agensi Bulgaria, telah memberikan pemahaman terhadap mekanisme dan prosedur prekrutan pekerja asing untuk masuk Bulgaria. Sektor pariwisata dan hospitaliti cukup menjanjikan dengan gaji yang ditawarkan relatif di atas upah minimum Indonesia,” imbuh Astina.
Sementara itu Rektor IPBI, Dr. I Made Sudjana juga sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan Dubes Iwan Bogananta beserta jajaran KBRI Sofia.
Baca juga : UEA Terus Alirkan Bantuan Kemanusiaan Untuk Sudan
Dalam keterangannya, Sudjana menjelaskan bahwa IPBI yang dipimpinnya merupakan institusi pendidikan yang terintegrasi yang berfokus pada sektor pariwisata dan bisnis dengan visi menjadikan IPBI sebagai lembaga pendidikan tinggi di bidang pariwisata dan bisnis yang unggul, mandiri, dan mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional.
Dubes Iwan juga menambahkan bahwa tujuannya mengundang dan memfasilitasi IPBI dan PT BDM tidak hanya sebagai endorsement, tapi fasilitasi yang dilakukan adalah sebagai bentuk peran KBRI Sofia bagi perlindungan bagi tenaga kerja Indonesia yang akan bekerja di Bulgaria nantinya.
”Dalam hal ini, keterlibatan dan peran KBRI sejak awal, harus benar-benar mengetahui latar belakang perusahaan (agensi) yang melakukan rekrutmen dan juga para user, serta kontrak kerja yang akan ditanda tangani.
Kunjungan IPBI dan PT BDM ke Bulgaria telah menghasilkan MoU kerja sama penyediaan tenaga kerja yang ditandatangan oleh PT BDM dan Balkan Fortune, salah satu agensi penyalur tenaga kerja Bulgaria.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.